ANALISIS PENGARUH KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP DAYA SAING SISTEM USAHATANI KEDELAI DI JAWA TIMUR STUDI KASUS DI KABUPATEN NGANJUK

ARGA TUNGGUL, 040016917 (2008) ANALISIS PENGARUH KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP DAYA SAING SISTEM USAHATANI KEDELAI DI JAWA TIMUR STUDI KASUS DI KABUPATEN NGANJUK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-tunggularg-8842-c10008.pdf

Download (310kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-tunggularg-8842-c10008.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kenaikan harga kedelai yang sangat tinggi menyebabkan pemerintah Indonesia mencari jalan keluar untuk memecahklan masalah tersebut dengan memberlakukan berbagai kebijakan-kebijakan. Kebijakan-kebijakan yang diberlakukan oleh pemerintah pusat sebagian dirasakan tidak bermanfaat dan tidak menguntungkan. Berdasarkan masalah-masalah sistem usahatani kedelai di Kabupaten Nganjuk tahun 2007, penelitian ini memiliki tujuan untuk: (1) kinerja sistem usahatani kedelai; (2) analisis profitabilitas privat dan sosial; (3) analisis komparatif dan kompetitif, (4) analisis kebijakan insentif pada sistem usahatani kedelai; (5) mencari hasil dari adanya kemungkinan perubahan dalam tarif impor dan nilai tukar rata-rata. Metedologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Kebijakan Matriks (Policy Analisys Matrix/ PAM), khususnya untuk menganalisis daya saing serta dampak dari divergensi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem usahatani kedelai di Kabupaten Nganjuk tahun 2007 menguntungkan (BC rasio = 0,71) dan memiliki keuntungan kompetitif (PCR = 0,4491) tapi tidak memiliki keuntungan komparatif (DRCR = 1,4768) Kebijakan pemerintah yang diberlakukan terhadap sistem usahatani kedelai di Kabupaten Nganjuk tahun 2007 bersifat protektif terhadap output (NPCO = 0,9653) dan menunjukkan adanya subsidi terhadap input tradabel (NPCI = 0,8351), hal itu menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah bersifat protektif terhadap output dan input (EPC = 0,9892). Kebijakan pemerintah juga memberikan insentif terhadap produsen (PC = 1,1430) dan proporsi yang dibutuhkan apabila kebijkan digantikan dengan subsidi dan pajak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 C 100/08 Tun a
Uncontrolled Keywords: ECONOMIC DEVELOPMENT; FARMERS - SOCIAL CONDITIONS
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD2340.8-2346.5 Small and medium-sized businesses, artisans,handicrafts, trades
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD3611-4730.9 Industrial policy. The state and industrial organization Including licensing of occupations and professions, subsidies, inspection, government ownership, municipal services
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
Creators:
CreatorsEmail
ARGA TUNGGUL, 040016917UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTri Haryanto, Drs.,Ec.,MPUNSPECIFIED
ContributorUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 04 Feb 2009 12:00
Last Modified: 18 Jul 2016 01:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/1222
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item