IMPLIKASI YURIDIS MERGER PERUSAHAAN TERHADAP PEKERJA/ BURUH

LISMA ANNISA RAHMA, 031011022 (2013) IMPLIKASI YURIDIS MERGER PERUSAHAAN TERHADAP PEKERJA/ BURUH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (150kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (634kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perusahaan didirikan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dengan dilakukannya kegiatan usaha. Namun terkadang suatu perusahaan akan dihadapkan pada kenyataan bahwa keadaannya nyaris pailit akibat hal – hal tertentu. Terhadap perusahaan berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT) yang tunduk pada Undang – Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, sebelum diajukan permohonan pailit pada Pengadilan Niaga, harus dilakukan suatu upaya restrukturisasi. Restrukturisasi terdiri atas dua cara yakni restrukturisasi utang dan resktrukturisasi atau penyehatan perusahaan yang salah satu contohnya adalah merger. Merger dalam Undang – Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas disebut sebagai penggabungan dengan adanya perusahaan yang menggabungkan dirinya pada perusahaan lain dan menyebabkan perusahaan tersebut berakhir demi hukum tanpa adanya likuidasi dengan segala hak dan kewajibannya beralih pada perusahaan penerima merger. Karena melakukan merger atau penggabungan, maka terdapat kemungkinan bahwa akan terjadi akibat hukum yaitu pengurangan jumlah pekerja dengan pemutusan hubungan kerja serta adanya sebagian pekerja/ buruh yang akan melanjutkan bekerja pada perusahaan penerima merger. Terhadap implikasi yuridis tersebut, apa saja yang menjadi hak pekerja/ buruh bagi yang mengalami pemutusan hubungan kerja maupun melanjutkan bekerja, bagaimana perlindungan hukumnya karena pekerja/ buruh adalah pihak yang lemah dibandingkan organ PT lainnya (Rapat Umum Pemegang Saham, Direksi, dan Dewan Komisaris), bagaimana dengan status hukum, perjanjian kerja, perjanjian kerja bersama pekerja/ buruh setelah terjadinya merger, status Dana Pensiun yang ada jika perusahaan memiliki Dana Pensiun baik Dana Pensiun Pemberi Kerja maupun Dana Pensiun Lembaga Keuangan, serta apa saja upaya hukum bagi merger yang tidak sesuai dengan ketentuan perundang – undangan dan hak – haknya yang tidak diperoleh adalah latar belakang dari penelitian ini.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH 07/14 Rah i
Uncontrolled Keywords: Juridical Implications
Subjects: K Law
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
LISMA ANNISA RAHMA, 031011022UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorM. Hadi Shubhan, Dr., S.H., M.H., CNUNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 28 Jan 2014 12:00
Last Modified: 02 Aug 2016 05:50
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/12650
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item