KEBERLAKUAN E-DIPLOMACY DALAM PRAKTIK DIPLOMASI KONTEMPORER

ADITYA ARNANDA, 031011196 (2014) KEBERLAKUAN E-DIPLOMACY DALAM PRAKTIK DIPLOMASI KONTEMPORER. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-arnandaadi-33858-6.abstr-k.pdf

Download (117kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2014-arnandaadi-33858-1.FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penemuan teknologi informasi, terutama internet memberikan dampak besar terhadap hukum internasional secara umum. Hal ini juga memberikan dampak yang signifikan terhadap hukum diplomatik yang merupakan bagian dari hukum internasional. Pemanfaatan Internet dalam praktik diplomasi pertama kali dilakukan pada tahun 1992 ketika Mediterranean Academy of Diplomatic Studies yang kemudian menjadi DiploFoundation didirikan di Malta. Ini adalah lembaga yang selama 20 tahun terakhir telah melakukan penelitian dan melatih ribuan diplomat mengenai bagaimana komputer dan internet berdampak terhadap diplomasi. Para diplomat diminta untuk beradaptasi dengan perubahan dalam praktik diplomasi internasional karena perkembangan teknologi informasi. Dalam hal ini, diplomat tidak harus bertindak berdasarkan pada ketentuan yang sebenarnya kurang mampu lagi mengakomodir perkembangan praktik diplomasi saat ini. Implikasi dari internet dalam praktik diplomasi melahirkan e-diplomacy, yang didefinisikan secara singkat sebagai penggunaan media internet untuk mencapai tujuan diplomasi internasional. Konvensi Wina tentang hubungan diplomatik tahun 1961 masih merupakan sumber hukum utama dalam diplomasi internasional, tetapi tidak ada ketentuan mengenai penggunaan internet dalam memfasilitasi kegiatan dan tugas-tugas diplomatik di dalamnya. Akibatnya praktik e-diplomacy akan menyebabkan ketidakpastian hukum. Oleh karena itu, praktik tersebut mulai dikaitkan dengan hukum kebiasaan internasional sebagai sumber hukum lain untuk penegakannya. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah mendapatkan pemahaman mengenai ketentuan dalam Vienna Convention on Diplomatic Relations 1961. Selain itu juga untuk memberikan gambaran mengenai dampak dari kemajuan teknologi informasi terhadap perkembangan praktik diplomasi internasional, serta memperhatikan aspek hukum kebiasaan internasional untuk sebuah fenomena baru dalam praktik diplomasi yang belum diatur.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH.182/14 Arn k
Uncontrolled Keywords: E-DIPLOMACY
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K85-89 Legal research
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
ADITYA ARNANDA, 031011196UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDr. LINA HASTUTI, S.H., M.H., Dr., S.H., M.HUNSPECIFIED
Depositing User: shiefti dyah alyusi
Date Deposited: 10 Nov 2014 12:00
Last Modified: 22 Aug 2016 04:37
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/12735
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item