SIMULASI PENERAPAN LAPORAN BIAYA LINGKUNGAN BERDASARKAN AKTIVITAS PERUSAHAAN YANG BERKAITAN DENGAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN PADA PABRIK KOPI KEBUN KALISAT PTPN XII

WAHYUSYAH RAMADHAN, 040419268 (2011) SIMULASI PENERAPAN LAPORAN BIAYA LINGKUNGAN BERDASARKAN AKTIVITAS PERUSAHAAN YANG BERKAITAN DENGAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN PADA PABRIK KOPI KEBUN KALISAT PTPN XII. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-ramadhanwa-19378-a18-1-k.pdf

Download (439kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-ramadhanwa-16192-a18-1-s.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Biaya lingkungan merupakan biaya yang dikeluarkan karena kualitas lingkungan yang rendah, baik yang akan dan telah terjadi, sebagai akibat dari proses produksi dan limbah yang dihasilkannya. Biaya lingkungan perlu dilaporkan secara terpisah berdasarkan aktivitas operasional. Hal ini perlu dilakukan karena laporan biaya lingkungan dapat dijadikan evaluasi terhadap kinerja operasional perusahaan terutama yang berdampak pada lingkungan sebagai pengambilan keputusan manajemen. Metodelogi penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Rumusan masalah yang akan dibahas adalah “Bagaimana peranan biaya lingkungan dalam pelaporan keuangan untuk pengambilan keputusan di Kebun Kopi Kalisat, PT Perkebunan Nusantara XII (Persero)?” Model laporan biaya lingkungan yang digunakan adalah model laporan biaya lingkungan yang diambil dari mitsubishi motors corporate dengan sumber www.mitsubishi-motors.ro/upload/files/17_file1.pdf yang terdiri dari enam klasifikasi biaya lingkungan. Yaitu: Pengeluaran untuk mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas produksi dan jasa pada domain bisnis (Biaya domain bisnis), Pengeluaran untuk mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas produksi dan jasa upstream dan downstream (Biaya upstream/downstream), Pengeluaran lingkungan untuk aktivitas manajemen (Biaya aktivitas manajemen), Pengeluaran lingkungan untuk aktivitas R/D (Biaya R/D), Pengeluaran lingkungan untuk aktivitas sosial (Biaya aktivitas sosial) dan Pengeluaran untuk mengatasi kerusakan lingkungan (Biaya kerusakan lingkungan). Analisa terhadap laporan biaya lingkungan yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa multiple period. Hasil dari penelitian ini menunjukkan, bahwa biaya pengeluaran untuk aktivitas lingkungan rata-rata hanya 1,08% dari total biaya yang dikeluarkan perusahaan selama satu tahun, dan belum membuat laporan biaya lingkungan secara periodik, sehingga manajemen tidak bisa mengambil keputusan strategis dalam rangka perbaikan kualitas lingkungan. Sehubungan dengan itu disarankan sebaiknya perusahaan membuat laporan biaya lingkungan secara periodik dan menerapkan standar baku lingkungan sebagai indikator kualitas lingkungan, sehingga perusahaan bisa secara rutin melakukan evaluasi kinerja kualitas lingkungan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A 18/ 11 Ram s
Uncontrolled Keywords: ENVIRONMENTAL MANAGEMENT; AUDITING
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences > GE300-350 Environmental management
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
WAHYUSYAH RAMADHAN, 040419268UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHENDARJATNO, Drs., M.Si., Ak.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 02 Aug 2011 12:00
Last Modified: 13 Jul 2016 07:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/1275
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item