KARAKTERISTIK KONTRAK PENJUALAN LANGSUNG (DIRECT SELLING)

Mirna Puspita P., 030115334 (2008) KARAKTERISTIK KONTRAK PENJUALAN LANGSUNG (DIRECT SELLING). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-mirnapuspi-9642-abstrak-8.pdf

Download (351kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2008-mirnapuspi-8194-fh_272_08.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Untuk dapat menjalankan kegiatan usaha penjualan langsung, diperlukan adanya kerjasama diantara perusahaan penjualan langsung dengan pihak mitra usaha dalam memasarkan barang dan/ atau jasa kepada masyarakat atau konsumen. Hubungan kedasama di antara perusahaan dengan mitra usahanya wajib untuk dituangkan dalam suatu perjanjian tertulis, karena untuk dapat memberikan perlindungan hukum serta kepastian hukum kepada para pihaknya. Hubungan hukum yang terjalin di antara mitra usaha dengan pihak perusahaan tidak dapat disamakan dengan hubungan kekaryawanan, karena mitra usaha adalah anggota mandiri atau usahawan mandiri, yang menjalankan bisnis ini secara bebas tetapi tetap terikat dengan aturanaturan yang telah diatur dalam isi kontrak. Mitra usaha dapat pula berkedudukan menjadi konsumen apabila is membeli produk dari perusahaan penjualan langsung yang bersangkutan untuk digunakan dirinya sendiri. Sedangkan pihak perusahaan adalah pihak yang menyediakan produk-produk untuk siap dipasarkan dan di distribusikan oleh pihak mitra usaha. Sedangkan hubungan antara upline dengan downline tidak ada hubungan antara atasan dengan bawahan tetapi sama seperti hubungan hukum antara upline dengan perusahaan penjualan langsungnya, jadi hanya ada hubungan kerjasama untuk mempromosikan perusahaan dan memasarkan produk-produk yang telah disediakan oleh pihak perusahaan. Karakteristik yang dimiliki perjanjian jual beli dengan karakteristik penjualan langsung mempunyai persamaan walaupun jenis kontrak penjualan langsung adalah kontrak baku. Setiap perjanjian, termasuk kontrak penjualan langsung agar dapat dinyatakan sah oleh hukum, maka harus memenuhi persyaratan keabsahan perjanjian yang diatur dalam pasal 1320 BW dan tetap tunduk pada peraturan-peraturan lainnya yang mengatur mengenai kegiatan penjualan langsung dan klausula baku, seperti Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 13/ M-DAG/ PER/ 3/ 2006 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penerbitan Surat Izin Usaha Penjualan Langsung; Undang-undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen; dan Undang-undang No. 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan .

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH 272 08 Mir k
Uncontrolled Keywords: CHARACTERISTIC, CONTRACT, DIRECT SELLING
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5437-5444 Purchasing. Selling. Sales personnel. Sales executives
H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ2240-5908 Revenue. Taxation. Internal revenue > HJ3863-3925 Direct taxation
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
Mirna Puspita P., 030115334UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDAGUS YUDHA HERNOKO, ., SH., MH.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 22 Dec 2008 12:00
Last Modified: 25 Jul 2016 06:53
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/12783
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item