HUBUNGAN HUKUM DAN PENGGANTIAN OBJEK JAMINAN PADA PEMBIAYAAN MURABAHAH

ALMIRA SISTYA NANDINI, 030710214 (2011) HUBUNGAN HUKUM DAN PENGGANTIAN OBJEK JAMINAN PADA PEMBIAYAAN MURABAHAH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-nandinialm-18774-fh02-11-k.pdf

Download (598kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-nandinialm-15546-fh02-11-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (924kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Bank merupakan lembaga intermediasi yang menjembatani kepentingan pihak yang menyimpan dana dan pihak yang membutuhkan dana untuk kepentingan usahanya. Di Indonesia menganut dual banking system, mengenal dunia macam bank yakni bank konvensional dan bank syariah. Bank syariah berkembang dilatarbelakangi oleh suatu keinginan untuk menegakkan syariat Islam dikalangan pemeluknya. Fenomena ini berlanjut dengan pengembangan bank syariah sebagai sistem perbankan alternatif, yang telah berkembang pesat saat ini. Perbankan syariah mempunyai potensi untuk berkembang pesat karena mempunyai keragaman produk yang lebih banyak dibandingkan bank konvensional terutama pada kegiatan pembiayaan dan penyaluran dana. Salah satu produk yang ditawarkan oleh perbankan syariah yang diminati oleh banyak nasabahnya adalah murabahah. Murabahah adalah jual beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati. Dalam murabahah, penjual harus memberi tahu harga produk yang ia beli dan menentukan suatu tingkat keuntungan sebagai tambahannya. Perjanjian murabahah yg dibuat oleh para pihak menimbulkan hubungan hukum. Hubungan hukum yang tercipta dari adanya pembiayaan dengan akad murabahah adalah adanya hubungan kontraktual antara bank syariah dengan nasabah berdasarkan perjanjian atau kontrak yang telah disepakati. Dalam pelaksanaan pembiayaan Murabahah pada bank syariah, bank sebagai pemilik dana meminta jaminan kepada setiap nasabah yang menerima pembiayaan Murabahah. Jaminan dalam pembiayaan Murabahah ini diadakan dalam rangka untuk menjamin tertibnya kembali/pelunasan pembiayaan dan margin keuntungan tepat pada waktu yang telah disepakati kewajibannya serta hanya untuk menjaga agar si nasabah tidak main-main dengan pesanan yang berfungsi sebagai pengganti modal yang ditanamkan. Pada saat pembiayaan Murabahah telah terlaksana, biasanya ditengah-tengah pelaksanaan pembiayaan tersebut nasabah menginginkan pelaksanaan penggantian objek jaminan terhadap jaminan awal yg telah dijaminkan kepada pihak bank dengan jaminan yang baru. Pelaksanaan penggantian objek jaminan dapat dilaksanakan apabila telah memenuhi syarat atau aspek yuridis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH 02/11 Nan h
Uncontrolled Keywords: BANK AND BANKING-LAW AND LEGISLATION;BANKS AND BANKING-RELIGIOUS ASPECTS- ISLAM
Subjects: K Law
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
ALMIRA SISTYA NANDINI, 030710214UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorABDUL SHOMAD, Dr. Drs.S.H., M.HUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Bambang Husodo
Date Deposited: 18 May 2011 12:00
Last Modified: 22 Sep 2016 03:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/12950
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item