PEMBIAYAAN KONSUMEN DENGAN JAMINAN FIDUSIA DALAM BENTUK AKTA DI BAWAH TANGAN

TINON MAHANANI SADUBUDI, 030315639 (2007) PEMBIAYAAN KONSUMEN DENGAN JAMINAN FIDUSIA DALAM BENTUK AKTA DI BAWAH TANGAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-sadubuditi-6366-fh2300-t.pdf

Download (339kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2008-sadubuditi-6366-fh23007.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

a. Pembebanan obyek jaminan fidusia yang dibuat dengan akta di bawah tangan tidak dapat dicatatkan dalam Buku Daftar Fidusia. Hal tersebut menyebabkan jaminan fidusia tidak lahir. Konsekuensi dari tidak lahirnya jaminan fidusia adalah kreditor sebagai penerima fidusia tidak akan mendapat perlindungan hukum sesuai dengan Undang-undang Fidusia. Kreditor tidak akan mendapatkan hak yang didahulukan dalam pemenuhan pelunasan piutang terhadap kreditor-kreditor lainnya maka jika debitor wanprestasi kreditor hanya berposisi sebagai kreditor konkuren, bukan kreditor preferen. Sebagai kreditor konkuren, maka hanya berhak atas pelunasan secara pari passu atau bersama-sama dengan kreditor-kreditor konkuren lainnya sesuai dengan Pasal 1131 BW dan 1132 BW. b. Obyek jaminan fidusia yang pembebannya diikat dengan akta di bawah tangan tidak dapat dilakukan eksekusi. Sebab jaminan fidusianya tidak lahir maka tidak terbit pula Sertifikat Jaminan Fidusia, maka dari itu kreditor tidak dapat melakukan eksekusi jaminan fidusia dengan berdasarkan pada Sertifikat Jaminan Fidusia, kecuali kreditor mempunyai Surat Kuasa dari debitor untuk mengurus dan melaksanakan serta menandatangani pengikatan akta jaminan fidusia di notaris. Surat Kuasa tersebut dapat dibuat pengikatan akta jaminan fidusia secara notariil kemudian diajukan permohonan pendaftaran jaminan fidusia ke Kantor Pendaftaran Fidusia. Setelah mendapatkan Sertifikat Jaminan Fidusia, kreditor dapat melakukan eksekusi dengan memilih salah satu cara eksekusi berdasarkan Pasal 29 Undang-undang Fidusia yang dianggap paling menguntungkan kreditor dalam rangka memperoleh percepatan pelunasan piutangnya. Pada Perjanjian Pembiayaan Konsumen Dengan Jaminan Fidusia (terlampir), kreditor pada Pasal 10 huruf i memilih melakukan eksekusi dengan cara penjual di bawah tangan apabila debitornya wanprestasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH.230/07 Sad p
Uncontrolled Keywords: FIDUCIA
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3840-4375 Regulation of industry, trade, and commerce. Occupational law
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
TINON MAHANANI SADUBUDI, 030315639UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTrisandini P. Usanti, SH., MH.UNSPECIFIED
Depositing User: Tn Hatra Iswara
Date Deposited: 27 Mar 2008 12:00
Last Modified: 13 Jun 2017 18:20
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/13117
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item