AL � KAFALAH DI LINGKUNGAN BANK SYARIAH

ANDI KURNIAWAN, 030315726 (2007) AL � KAFALAH DI LINGKUNGAN BANK SYARIAH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2008-kurniawana-7822-fh4908.pdf
Restricted to Registered users only

Download (759kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

a) Al Kafalah adalah perjanjian pemberian penjaminan atau penanggungan. Akad Kafalah dalam pebankan Islam merupakan suatu bentuk penjaminan yang diberikan oleh penanggung/kafiil (bank syariah) kepada pihak ketiga/makful lahu untuk memenuhi kewajiban pihak yang ditanggung/ashil (nasabah). Akad Al Kafalah adalah Akad penjaminan atau borgtoch sebagaimana yang dikenal dalam BW sehingga tepat digunakan untuk produk bank garansi yang juga merupakan bentuk penjaminan. Dalam perjanjian bank garansi, adanya suatu resiko yang ditanggung oleh bank penerbit dapat dicover dengan adanya kontra garansi baik full cover maupun non full cover, yang diberikan oleh pihak tertanggung/nasabah. Perjanjian bank garansi atas dasar Al Kafalah Bank garansi merupakan perjanjian ikutan (accesoir), yang eksistensinya mengikuti perjanjian pokoknya, yaitu perjanjian antara pihak yang dijamin (nasabah) dengan pihak ketiga (pemilik proyek). b) Penyelesaian sengketa yang timbul akibat wanprestasi dari pihak tertanggung, dapat dilakukan berbagai upaya, yaitu: 1) Apabila kontra garansi dengan full cover, maka pihak bank dapat langsung mengeksekusi jaminan untuk mengganti dana yang dikeluarkan untuk membayar bank garansi. 2) Apabila kontra garansi dengan non full cover, maka pihak bank dapat melakukan upaya yaitu: a) Pihak bank meminta kepada ashil untuk segera membayar kekurangan dananya. b) Kekurangan dana tersebut oleh pihak bank dirubah menjadi pembiayaan qardh itupun harus dengan persetujuan nasabah/ashil, agar ashil tetap terikat untuk melunasi hutangnya ke bank syariah. c) Apabila pihak ashil/nasabah tidak mau mengganti kekurangan dana dan tidak menyetujui kekurangan dana tersebut menjadi pembiayaan qardh, maka berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional No:11/DSN-MUUIV/2000, apabila tidak tercapai kesepakatan dalam penyelesaiannya maka dapat dilakukan melalui Badan Arbitrase Syariah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH.49/08 Kur a
Uncontrolled Keywords: BANK AND BANKING � RELIGIOUS ASPECTS � ISLAM
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP174-190 The practice of Islam
H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
ANDI KURNIAWAN, 030315726UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorABDUL SHOMAD, Drs.,S.H.,M.H.UNSPECIFIED
Depositing User: Tn Hatra Iswara
Date Deposited: 11 Nov 2008 12:00
Last Modified: 14 Jun 2017 16:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/13204
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item