PENYIMPANGAN JUAL- BELI EMAS DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

INTAN JAHADA, 030911114 (2013) PENYIMPANGAN JUAL- BELI EMAS DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-jahadainta-31041-5.abstr-k.pdf

Download (248kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Binder5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (778kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Investasi emas dalam bentuk batangan atau bullion merupakan bentuk investasi yang sangat digemari kalangan masyarakat. Di Indonesia, penjual emas batangan yang terakreditasi dan terpercaya ialah Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPP Logam Mulia) PT ANTAM (persero). Terbatasnya kantor penjualan oleh UBPP Logam Mulia yang hanya di Jakarta, Surabaya, dan Makasar, membuat pihak ketiga yang dalam hal ini yaitu lembaga keuangan bekerjasama dengan UBPP Logam Mulia untuk melakukan penjualan emas batangan di daerah lainnya. Perjanjian yang dibuat oleh UBPP Logam Mulia dan pihak ketiga ini berdasarkan asas kebebasan berkontrak (privity of contract). Dengan berpedoman pada asas kebebasan berkontrak ini, Lembaga Keuangan Syariah baik lembaga perbankan maupun non perbankan dapat menjual emas batangan UBPP Logam Mulia dengan cara yang disepakati antara Lembaga Keuangan Syariah dengan nasabah. Lembaga Keuangan Syariah merupakan lembaga keuangan yang dalam praktik usahanya berpedoman pada prinsipprinsip syariah. Dalam prinsip syariah, emas merupakan barang ribawi, yang ketentuan jual- belinya harus dilakukan secara tunai. Namun pada praktiknya, Lembaga Keuangan Syariah menyediakan layanan penjualan emas batangan tersebut dengan sistem pembayaran secara tunai maupun kredit dengan akad murabahah. Akad pembiayaan emas batangan dengan Murabahah ini berkaitan juga dengan akad Qardh (utang-piutang) terutama untuk pembayaran dengan sistem kredit. Dengan akad Qardh, Lembaga Keuangan Syariah memberikan pinjaman uang kepada nasabah untuk membeli emas batangan UBPP Logam Mulia, memungkinkan Lembaga Keuangan Syariah untuk menahan emas batangan yang menjadi objek perjanjian jual- beli. Emas batangan tersebut merupakan suatu bentuk jaminan kebendaan milik debitor yang ditahan oleh Lembaga Keuangan Syariah dengan menggunakan akad Ar- Rahn emas atau gadai

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH. 68/14 Jah p
Uncontrolled Keywords: TRADE REGULATION; ISLAMIC LAW
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3840-4375 Regulation of industry, trade, and commerce. Occupational law
K Law > KB Religious law in general
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
INTAN JAHADA, 030911114UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorFISKA SILVIA RADEN RORO, S.H., M.M., LL.M.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 21 Apr 2014 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 01:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/13249
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item