PENERAPAN PSAK NO. 16 TERHADAP ASET TETAP PEMBANGKIT LISTRIK PADA PT.PLN (PERSERO)

DWI HADI WIJAYANTO, 040710880 (2011) PENERAPAN PSAK NO. 16 TERHADAP ASET TETAP PEMBANGKIT LISTRIK PADA PT.PLN (PERSERO). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-wijayantod-20062-a88-1-k.pdf

Download (352kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-wijayantod-16812-a88-1-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Aset tetap memiliki peranan besar dalam perusahaan baik ditinjau dari segi fungsi, maupun dari segi jumlah dana yang diinvestasikan. PT.PLN (Persero) merupakan perusahaan yang memiliki aset terbesar berupa aset tetap, yakni pembangkit listrik. Oleh karena itu dilakukanlah penelitian untuk mengevaluasi penerapan PSAK No.16 terhadap aset tetap pembangkit listrik pada PT. PLN (Persero). Permasalahan yang yang dihadapi dalam penelitian ini adalah mengenai bagaimana penerapan PSAK No.16 terhadap aset tetap pembangkit listrik pada PT.PLN (Persero). Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh antara lain pengakuan aset tetap dilakukan ketika pembangkit listrik sudah mampu beroperasi. Pengukuran pembangkit listrik menggunakan model biaya sehingga biaya perolehan atas pembangkit listrik sesuai dengan harga perolehannya. Pembangkit listrik disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus dan komponen-komponen yang termasuk dalam daftar kapitalisasi disusutkan secara terpisah. Biaya-biaya pemeliharaan yang nantinya menambah nilai pembangkit listrik diklasifikasikan berdasarkan ketentuan yang dikeluarkan oleh perusahaan. Penarikan pembangkit listrik dilakukan ketika kondisi fisik teknis dari aset yang bersangkutan tidak memungkinkan lagi untuk dioperasikan, sudah tidak ekonomis lagi, adanya penggantian atas aset tetap tersebut. Dalam hal pelaporan, ketika pembangkit listrik masih dalam masa konstruksi maka perusahaan masih mencatatnya sebagai pekerjaan dalam pelaksanaan dan akan diakumulasikan dengan pekerjaan dalam pelaksanaan lainnya. Pada saat perusahaan menambah dan mengurangi sejumlah pembangkit listriknya maka hal ini akan menambah dan mengurangi jumlah aset dalam laporan perubahan saldo. Pengungkapan yang dilakukan perusahaan dalam laporan keuangannya mencakup metode penyusutan, jumlah penambahan dan pengurangan aset tetap, pengklasifikasian pekerjaan dalam pelaksanaan ke aset tetap, pelepasan, dan relokasi pembangkit listrik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A 88/ 11 Wij p
Uncontrolled Keywords: FINANCIAL STATEMENT
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking > HG1706-1708 Accounting. Bookkeeping
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
DWI HADI WIJAYANTO, 040710880UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorIka Atma Kurniawati, SE., M.Si., Ak.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 06 Oct 2011 12:00
Last Modified: 19 Jul 2016 05:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/1335
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item