TANGGUNG GUGAT BAND INDIE TERHADAP KERUGIAN PERUSAHAAN REKAMAN KARENA PEMBUBARAN BAND (Studi Kasus : Perjanjian Kerja Rekaman Suara Artis/Group Band Linoleum Band-Music Factory)

Mirza Zulkarnain, 030315770 (2007) TANGGUNG GUGAT BAND INDIE TERHADAP KERUGIAN PERUSAHAAN REKAMAN KARENA PEMBUBARAN BAND (Studi Kasus : Perjanjian Kerja Rekaman Suara Artis/Group Band Linoleum Band-Music Factory). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-zulkarnain-7571-fh3010-k.pdf

Download (419kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2008-zulkarnain-7454-fh3010-v.fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (972kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kesimpulan 1. Antara band indie dengan perusahaan rekaman terjadi perjanjian kerjasama yang tercermin pada Perjanjian Kerja Rekaman Suara Artis/Group Band Linoleum Band-Music Factory dimana para pihak saling membutuhkan satu dengan lainnya. Perjanjian kerjasama tersebut sah setelah terpenuhinya semua syarat yang tercantum pada pasal 1320 BW. Pihak-pihak dalam perjanjian kerjasama ini dari pihak perusahaan rekaman diwakilkan oleh direktur perusahaan rekaman dan dari pihak band indie diwakilkan oleh para personelnya. Salah satu hak dari perusahaan rekaman adalah mengeksploitasi karya cipta dari band indie setelah perusahaan rekaman memenuhi kewajibannya untuk membiayai segala pengeluaran yang berkaitan dengan penciptaan karya cipta tersebut. Salah satu hak dari band indie adalah mendapatkan royalti dari hasil penjualan karya cipta yang mereka ciptakan. 2. Akibat dari pembubaran band pada perjanjian kerja sama antara band indie dengan perusahaan rekaman menimbulkan kerugian pada pihak perusahaan rekaman yang telah mengeluarkan pemenuhan biaya untuk proses penciptaan karya cipta dari band indie. Kerugian tersebut disebabkan karena tidak ada karya cipta yang dijual karena pembubaran band. Selain itu, pembubaran band menyebabkan tidak dapat dilaksanakan lagi semua isi perjanjian. Kerugian yang dialami oleh perusahaan rekaman ini menimbulkan hak bagi perusahaan rekaman untuk mengajukan upaya hukum kepada band indie. Upaya hukum tersebut berupa ganti rugi dan pembubaran perjanjian. Perusahaan rekaman menuntut ganti rugi berupa uang dari band indie karena telah mengeluarkan biaya-biaya untuk proses penciptaan karya cipta dari band indie dan kehilangan keuntungan yang sudah dihitung. Selanjutnya perusahaan rekaman menuntut pembubaran perjanjian karena band sudah bubar sehingga tidak dapat memenuhi prestasi lagi dan tidak ada itikad baik dari band indie.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH 301/07 Zul p
Uncontrolled Keywords: Subject: SOUND RECORDINGS; ARTISTS
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K7000-7720 Private international law. Conflict of laws > K7340-7512 Commercial law > K7350-7444 Commercial contracts
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
Mirza Zulkarnain, 030315770UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNaniek Endang Wrediningsih, S.H.UNSPECIFIED
Depositing User: Tn Hatra Iswara
Date Deposited: 20 Aug 2008 12:00
Last Modified: 18 Jun 2017 17:04
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/13395
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item