TINJAUAN HUKUM NETRALITAS TERHADAP PERANG IRAK-IRAN

EKO FARIANTONO, 038411925 (1989) TINJAUAN HUKUM NETRALITAS TERHADAP PERANG IRAK-IRAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
EKO FARIANTONO.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam Hukum Netralitas ada perbedaan hak dan kewajiban antara orang-orang netral dan negara netral. Negara netral terikat oleh kewajiban untuk tidak mensuplai alat-alat perang kepada belligerent, sedangkan untuk orang-orang netral tidak ada larangan ini, Juga tidak ada larangan bagi orang-orangn netral untuk meninggalkan negaranya dan kemudian masuk angkatan perang belligerent. Meskipun kedua belligerent (Irak dan Iran) dan negara netral lainnya tidak menandatangani konvensi-konvensi tentang Hukum Netralitas, seperti: Konvensi V dan XIII Den Haag 1907, Konvensi Havana 1928 dan lain-lainnya, mereka harus mentaatinya karena konvensi-konvensi itu telah dianggap sebagai hukum kebiasaan internasional. Dalam perkembangan perang Irak-iran, belligerent tidak hanya menyerang sasaran-militer tetapi juga menyerang sumber perekonomian lawan dan sasaran netral lainnya. Negara-negara ketiga menunjukkan sikap mendua (ambiguous), dimana disatu pihak ia menyatakan kenetralannya dalam perang Irak-iran tetapi dilain pihak ia membantu salah satu belligerent secara terbuka ataupun rahasia. Hal inilah salah satu faktor yang memperluas jalannya peperangan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK - 2 Int 130/89 Far t
Uncontrolled Keywords: INTERNATIONAL RELATIONS
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
EKO FARIANTONO, 038411925UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHermawan Ps. Notodipoero, S.H., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 10 Jul 2013 12:00
Last Modified: 05 Aug 2016 05:50
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/13560
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item