KEDUDUKAN ANAK HASIL PROSES BAYI TABUNG DALAM PEWARISAN MENURUT HUKUM ISLAM

FIFIN DWI NOVIANTI, 038311819 (1988) KEDUDUKAN ANAK HASIL PROSES BAYI TABUNG DALAM PEWARISAN MENURUT HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
FIFIN DWI NOVIANTI.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Menurut hukum Islam, proses bayi tabung hanya boleh dilakukan oleh pasangan suami isteri dalam perkawinan yang sah menurut agama maupun menurut hukum yang berlaku. Anak yang lahir sebagai hasil proses bayi tabung adalah anak sah, bila sel telur dan sel spermanya berasal dari pasangan suami isteri yang sah, pembuahan dilakukan setelah dilakukannya perkawinan, hasil pembuahan yaitu zygote ditanamkan pada rahim isteri baik isteri pertama ataupun isteri yang lain serta penyelenggaraan tersebut didasari dengan niat dan mempunyai tujuan yang baik, sesuai dengan syariat Islam Proses bayi tabung yang dilakukan tidak seperti yang tersebut pada di atas, baik penyelenggaraan maupun anak yang dilahirkan adalah tidak sah. Perbuatannya dapat disamakan dengan perbuatan zina dan anak yang dilahirkan adalah anak tidak sah (dapat disamakan dengan anak zina).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK - 2 Per 1120 / 88 Nov k
Uncontrolled Keywords: INHERITANCE AN SUCCESSION ( ISLAMIC LAW )
Subjects: K Law > KB Religious law in general > KB1-4855 Religious law in general. Comparative religious law. Jurisprudence > KB400-4855 Interdisciplinary discussion of subjects > KB632-636.2 Inheritance and succession
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
FIFIN DWI NOVIANTI, 038311819UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAbdul Mutholib, S.H.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 16 Jul 2013 12:00
Last Modified: 09 Aug 2016 06:56
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/13598
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item