MASALAH PUTUSAN YANG DILAKSANAKAN LEBIH DAHULU (UITVOERBAAR BIJ VOORRAAD) DAN PENYELESAIANNYA

RICO MULIA, 038211348 (1988) MASALAH PUTUSAN YANG DILAKSANAKAN LEBIH DAHULU (UITVOERBAAR BIJ VOORRAAD) DAN PENYELESAIANNYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
RICO MULIA.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Bahwa lembaga uitvoerbaar bij voorraad timbul karena merupakan suatu proses penyelesaian perkara yang cepat, tepat dan dengan biaya yang mudah dijangkau oleh masyarakat, serta melindungi pihak penggugat terhadap itikad tidak baik dari tergugat Yang berwenang untuk menjatuhkan putusan uitvoerbaar bij voorraad hanyalah Pengadilan Negeri, tetapi dalam hal ini sebelum menjatuhkan putusannya harus berkonsultasi lebih dahulu dengan Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung sebagai peradilan yang lebih tinggi. Hal ini ditujukan untuk menghindari dampak negatif yang mungkin akan terjadi Kesulitan-kesulitan akibat putusan lembaga uitvoerbaar bij voorraad adalah sebagai berikut : - apabila putusan itu telah terlanjur dilaksanakan untuk kepentingan penggugat yang menang dalam perkara tersebut, kemudian penggugat dikalahkan oleh Pengadilan Tinggi maka akan ditemui kesulitan-kesulitan dalam mengembalikan seperti keadaan semula.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK - 2 Per 1234 / 88 Mul m
Uncontrolled Keywords: CIVIL LAW
Subjects: K Law > KB Religious law in general > KB1-4855 Religious law in general. Comparative religious law. Jurisprudence > KB400-4855 Interdisciplinary discussion of subjects > KB491 Civil law (General)
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
RICO MULIA, 038211348UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorIsmet Baswedan, S.H.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 22 Jul 2013 12:00
Last Modified: 10 Aug 2016 01:15
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/13617
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item