KAJIAN YURIDIS TENTANG PENYELESAIAN PAJAK GANDA RESTORAN BERDASARKAN ASAS TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS

NABILA, 030911255 (2012) KAJIAN YURIDIS TENTANG PENYELESAIAN PAJAK GANDA RESTORAN BERDASARKAN ASAS TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text
1. Sampul.pdf

Download (760kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. Halaman Pengesahan.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. Halaman Pengujian.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. Kata Pengantar.pdf

Download (573kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. Daftar Isi.pdf

Download (575kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. Bab 1.pdf

Download (652kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. Bab 2.pdf

Download (702kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. Bab 3.pdf

Download (650kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. Bab 4.pdf

Download (551kB) | Preview
[img]
Preview
Text
10. Daftar Pustaka.pdf

Download (562kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Indonesia sebagai negara berkembang kini mulai melakukan pembangunan berkesinambungan. Pembangunan tersebut meliputi berbagai aspek yaitu aspek politik, ekonomi, hukum, sosial dan budaya, serta pertahanan keamanan. Tujuan dari pembangunan nasional tersebut adalah meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Indonesia secara adil dan merata. Hal tersebut dapat tercapai apabila sumber-sumber penerimaan negara khususnya dari sektor pajak dikelola secara transparan dan akuntabel sebagai realisasi dari asas negara hukum. Asas negara hukum di Indonesia di jabarkan oleh Philipus M. Hadjon di dalam bukunya Pengantar Hukum Administrasi Indonesia yang dikutip dari buku Prof. Kuntjoro Purbopranoto yang berjudul “Beberapa Catatan Hukum Tata Pemerintahan dan Peradilan Administrasi Negara”. Prof. Kuntjoro Purbopranoto dalam buku yang disebut diatas, mengetengahkan 13 (tiga belas) asas, yaitu 1: 1. Asas kepastian hukum (principle of legal security); 2. Asas keseimbangan (principle of proportionality); 3. Asas kesamaan (principle of equality); 4. Asas bertindak cermat (principle of carefuleness); 5. Asas motivasi untuk setiap keputusan pangreh (principle of motivation); 6. Asas jangan mencampuradukan kewenangan (principle of non misuse of competence); 7. Asas permainan yang layak (principle of fair play); 8. Asas keadilan atau kewajaran (principle of reasonableness or prohibition or arbitrariness); 9. Asas menanggapi pengharapan yang wajar (principle of meeting raised expectation); 10. Asas meniadakan akibat-akibat suatu keputusan yang batal (principle of undoing the consequences of an annulled decision); 11. Asas perlindungan atas pandangan hidup (cara hidup) pribadi (principle of protecting the personal way of life); 12. Asas kebijaksanaan (sapientia); 13. Asas penyelenggaraan kepentingan umum (principle of public service). Bahwa sebagai realisasi dari asas negara hukum tersebut, maka setiap pemungutan pajak yang membebani rakyat harus tertuang dalam peraturan perundang-undangan. Hal ini sebagaimana tertuang dalam Pasal 23 A Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan bahwa Pajak dan pungutan lain yang bersifat memaksa untuk keperluan negara diatur dengan Undangundang. Copyrights:

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2. FH. 06-15 Nab k
Uncontrolled Keywords: TAXATION � LAW AND LEGISLATION
Subjects: H Social Sciences
H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ2240-5908 Revenue. Taxation. Internal revenue
H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ241-1620 By region or country
H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance
K Law > K Law (General)
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
NABILA, 030911255UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorIndrawati,, S.H., LL.MUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with username agung
Date Deposited: 26 Jan 2015 12:00
Last Modified: 13 Jul 2016 02:11
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/13727
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item