LELANG MELALUI MEDIA ELEKTRONIK TERHADAP HARTA PAILIT

GIGIH IMANREJA, 031111069 (2014) LELANG MELALUI MEDIA ELEKTRONIK TERHADAP HARTA PAILIT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text
1. Sampul.pdf

Download (616kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. Halaman Pengesahan.pdf

Download (574kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. Kata Pengantar.pdf

Download (585kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. Abstrak.pdf

Download (560kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. Abstract.pdf

Download (563kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. Daftar Peraturan Perundang-undangan.pdf

Download (598kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. Daftar Isi.pdf

Download (564kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. Bab 1.pdf

Download (617kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. Bab 2.pdf

Download (780kB) | Preview
[img]
Preview
Text
10. bab 3.pdf

Download (730kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. bab 4.pdf

Download (579kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12. daftar pustaka.pdf

Download (547kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Lelang merupakan mekanisme penjualan yang mengoptimalkan fungsi kepailitan sebagai mekanisme pembagian aset debitor pailit kepada kreditornya secara adil dan merata. Sifat lelang yang terbuka dan sistem lelang yang kompetitif memungkinkan penjualan harta pailit yang optimal yang juga mengoptimalkan pelunasan hutang yang dimiliki debitor pailit.Dalam prakteknya seringkali tujuan lelang sebagai mekanisme penjualan yang menguntungkan pihak penjual dan pembeli disimpangi dengan berbagai cara untuk dapat memperoleh barang yang dibeli dengan harga dibawah harga pasar, sehingga lelang tidak lagi dapat membentuk harga yang wajar dalam lelang harta pailit. Penelitian ini menggunakan metode penilitian Normatif dengan menjelaskan dan menjabarkan pokok permasalahan bersumber dari ketentuan-ketentuan hukum yang telah ada. Penelitian ini menggunakan dua bahan hukum yaitu bahan hukum primer dan bahan kuhum sekunder. Bahan hukum primer yang digunakan berupa peraturan perundang-undangan seperti Burgerlijk Wetboek, Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayar Utang, Vendu Reglemen, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan Keputusan-Keputusan Menteri Keuangan yang berkenaan dengan lelang. Bahan hukum sekunder yang digunakan berupa buku-buku teks hukum, pendapat-pendapat para sarjana baik yang dipublikasikan maupun tidak dipublikasikan, artikel-artikel yang dimuat dalam jurnal hukum, media cetak, maupun internet, yang ada kaitannya dengan permasalahan yang dibahas, serta kamus hukum. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa lelangmelalui media elektronik dapat digunakansebagai salah satu pilihan untuk meminimalisir penyimpangan-penyimpangan yang terjadi dalam praktek lelang, sehingga penjualan harta pailit melalui lelang dapat kembali membentuk harga yang wajar. Untuk menunjang pelaksanaan lelang melalui media elektronik yang baik, dibutuhkan peran serta pemerintah untuk mengoptimalkan aspek-aspek penunjang yang ada dalam lelang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH. 32-15 Ima l
Uncontrolled Keywords: AUCTIONS; BANKRUPTCY
Subjects: H Social Sciences
H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
H Social Sciences > HE Transportation and Communications > HE1-9990 Transportation and communications
H Social Sciences > HG Finance
K Law
K Law > K Law (General)
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
GIGIH IMANREJA, 031111069UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorM. Hadi Shubhan, Dr., S.H., M.H., CNUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with username agung
Date Deposited: 18 Feb 2015 12:00
Last Modified: 13 Jul 2016 07:39
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/13737
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item