KEABSAHAN KAWIN SIRRI DARING DAN AKIBAT HUKUMNYA

ENGY RISTIANA MASWANTI, 030710174 (2015) KEABSAHAN KAWIN SIRRI DARING DAN AKIBAT HUKUMNYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text
1. Sampul.pdf

Download (766kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. Pengesahan.pdf

Download (586kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. Persetujuan.pdf

Download (591kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. Pernyataan Originalitas Skripsi.pdf

Download (607kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. Halaman Persembahan.pdf

Download (595kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. Motto.pdf

Download (593kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. Kata Pengantar.pdf

Download (618kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. Abstrak.pdf

Download (622kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. Abstract.pdf

Download (621kB) | Preview
[img]
Preview
Text
10. Daftar Isi.pdf

Download (613kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. Bab 1.pdf

Download (699kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12. Bab 2.pdf

Download (830kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13. Bab 3.pdf

Download (736kB) | Preview
[img]
Preview
Text
14. Bab 4.pdf

Download (652kB) | Preview
[img]
Preview
Text
15. Daftar Pustaka.pdf

Download (640kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perkawinan merupakan upacara sakral dalam kehidupan manusia. Berdasarkan ketentuan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan telah dinyatakan bahwa suatu perkawinan haruslah dicatatkan sehingga perkawinan yang dilakukan mendapat pengakuan dari negara. Akan tetapi banyak orang terutama yang beragama Islam masih lebih memilih untuk melakukan kawin sirri yang tidak dicatatkan dengan berbagai macam alasan. Hal ini dilandasi dari adanya anggapan masyarakat bahwa kawin sirri sudah sah menurut hukum syariat Islam. Dalam hukum Islam memang tidak ada ketentuan yang mengatur mengenai pencatatan perkawinan, hanya ada ketentuan mengenai walimatul ursy’ (pesta perkawinan). Dengan kemajuan teknologi sekarang ini, telah muncul bentuk kawin sirri baru yaitu kawin sirri daring yang dilakukan jarak jauh dengan menggunakan media internet. Keberadaan Kawin sirri daring ini menimbulkan pertanyaan baru mengenai keabsahan kawin sirri daring itu sendiri karena dalam hukum Islam tidak ada ketentuan yang mengatur mengenai perkawinan yang dilakukan melalui media internet.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH. 155-15 Mas k
Uncontrolled Keywords: MARRIAGE - ISLAM LAW
Subjects: H Social Sciences
H Social Sciences > HM Sociology
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women
K Law
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
ENGY RISTIANA MASWANTI, 030710174UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorFiska Silvia Raden Roro,, S.H,.LL.M.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with username agung
Date Deposited: 21 Sep 2015 12:00
Last Modified: 18 Jul 2016 08:17
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/13785
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item