KLAUSUL LISENSI MEREK DALAM PERJANJIAN DISTRIBUSI LICENCE AGREEMENTS; COMERCIAL LAW

Listya Sitaresmi, 030416075 (2008) KLAUSUL LISENSI MEREK DALAM PERJANJIAN DISTRIBUSI LICENCE AGREEMENTS; COMERCIAL LAW. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-sitaresmil-8040-fh7908-k.pdf

Download (357kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2008-sitaresmil-7825-fh7908.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perjanjian distribusi dan perjanjian lisensi merek merupakan jenis perjanjian tak bernama (onbenoemde contracten) atau dalam praktek disebut sebagai kontrak innominaat. Sebagai perjanjian yang muncul karena kebutuhan dari masyarakat maka perjanjian distribusi dan perjanjian lisensi merek tidak diatur secara khusus dalam KUHPerdata. Namun, karena kedua perjanjian tersebut adalah perjanjian maka, keduanya harus tunduk pada ketentuan yang ada dalam buku III KUHPerdata tentang perikatan. Struktur dan isi dari perjanjian distribusi dan perjanjian lisensi merek tidak mempunyai bentuk yang baku atau standar. Penentuan isi dari kedua perjanjian tersebut didasarkan pada prinsip kebebasan berkontrak dari para pihak. Namun juga harus diperhatikan ketentuan-ketentuan khusus yang berkaitan dengan perjanjian distribusi seperti ketentuan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 11/M-DAG/PER/3/2006 tentang ketentuan dan tata cara penerbitan surat tanda pendaftaran agen/distributor barang dan atau jasa, dan ketentuanĀ¬ ketentuan khusus yang ada dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang merek bagi perjanjian lisensi merek. Salah satu klausul dalam perjanjian distribusi adalah klausul tentang penggunaan merek. Mengenai klausul ini ada 2 (dua) persepsi yaitu dari sisi distributor yang menganggap sebagai bentuk dari lisensi sedangkan dari sisi prinsipal menganggap sebagai bentuk pembatasan hak bagi distributor dalam menggunakan merek miliknya. Dalam hal ini penulis lebih cenderung pada bentuk lisensi dengan didasarkan pada alasan-alasan yang telah diuraikan. Karena menunjuk pada bentuk lisensi maka klausul tersebut merupakan perjanjian lisensi. Jadi dalam perjanjian distribusi terdapat perjanjian lisensi. Sebagai akibat dari adanya perjanjian dalam perjanjian ini adalah adanya konsekuensi-konsekuensi hukum seperti sifat dari perjanjian distribusi, jangka waktu perjanjian distribusi, kedudukan para pihak, bentuk pembayaran dan pencatatan perjanjian lisensi merek.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH 79/08 Sit k
Uncontrolled Keywords: LICENCE AGREEMENTS; COMERCIAL LAW
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD3611-4730.9 Industrial policy. The state and industrial organization Including licensing of occupations and professions, subsidies, inspection, government ownership, municipal services
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1000-1395 Commercial law
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsNIM
Listya Sitaresmi, 030416075UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorWuri Adriyani, S.H., M.Hum.UNSPECIFIED
Depositing User: Tn Hatra Iswara
Date Deposited: 11 Nov 2008 12:00
Last Modified: 21 Jun 2017 21:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/13985
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item