PENYELESAIAN SENGKETA ANTARA NASABAH DAN BANK MELALUI MEDIASI

Royal Amalia, 030516275 (2009) PENYELESAIAN SENGKETA ANTARA NASABAH DAN BANK MELALUI MEDIASI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-amaliaroya-14022-fh1210-k.pdf

Download (87kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-amaliaroya-11869-fh1210-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (831kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penyelengaraan penyelesaian sengketa antara nasabah dan bank diawali dengan adanya proses Penyelesaian Pengaduan Nasabah kepada bank yang diatur dalam PBI Nomor 7/7/PBI/2005 tentang Penyelesaian Pengaduan Nasabah. Dalam PBI ini diatur mengenai tata cara penerimaan, penanganan serta pemantauan penyelesaian pengaduan. Selain itu, bank diwajibkan pula untuk memberikan laporan triwulanan kepada Bank Indonesia mengenai pelaksanaan pengaduan nasabah tersebut. Namun, jika tuntutan finansial nasabah oleh bank tidak dapat dipenuhi maka dapat diajukan proses mediasi melalui BI yang diatur dalam PBI Nomor 8/5/PBI/2006 jo PBI Nomor 10/1/PBI/2008 tentang Mediasi Perbankan. Dengan belum dibentuknya Lembaga Mediasi Perbankan Independen (LMPI) oleh asosiasi perbankan, maka fungsi mediasi sementara dilakukan oleh BI. Adapun prosedur mediasi perbankan sebagai berikut : 1. Pengajuan permohonan penyelesaian sengketa kepada Bank Indonesia dengan memenuhi syarat formal dan materiil; 2. Sebelum melakukan proses mediasi, nasabah harus menandatangani perjanjian mediasi (agreement to mediate) yang memuat kesepakatan untuk memilih mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa dan persetujuan untuk patuh dan tunduk pada aturan mediasi; 3. Bank Indonesia menunjuk mediator untuk memfasilitasi pertemuan antara nasabah dan bank guna mencari penyelesaian. 4. Kesepakatan antara nasabah/ perwakilan nasabah dengan bank dituangkan dalam Akta Kesepakatan yang ditandatangani oleh para pihak sendiri. b. Kekuatan hukum Akta Kesepakatan pada prinsipnya mengikat para pihak, sehingga seharusnya baik nasabah maupun bank dengan itikad baik melaksanakan kesepakatan tersebut. Namun, apabila tidak dilaksanakan maka tidak memiliki kekuatan eksekusi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH 12 10 Ama p
Uncontrolled Keywords: BANKS AND BANKING
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking
H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking > HG1641-1643 Bank loans. Bank credit. Commercial loans
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K7000-7720 Private international law. Conflict of laws
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K7000-7720 Private international law. Conflict of laws > K7340-7512 Commercial law
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
Royal Amalia, 030516275UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAGUS SEKARMADJI, S.H., M.HumUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Hatra Iswara
Date Deposited: 26 Nov 2010 12:00
Last Modified: 12 Sep 2016 12:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/14065
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item