PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PECANDU NARKOTIKA SEBAGAI PENYALAH GUNA ATAU SEBAGAI KORBAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA

BAYU AKBAR SULAIMAN, 030810398 (2011) PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PECANDU NARKOTIKA SEBAGAI PENYALAH GUNA ATAU SEBAGAI KORBAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-sulaimanba-20799-fh1161-k.pdf

Download (338kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-sulaimanba-17447-fh1161-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Persoalan kriminalitas yang terjadi seiring dengan perkembangan bangsa ini telah menghambat proses perwujudan cita – cita luhur sebagaimana diamanatkan dalam Undang – Undang Dasar 1945 Republik Indonesia.Salah satu bentuk persoalan kriminalitas tersebut berupa tindak pidana penyalahgunaan narkotika.Narkotika dapat dikatakan sebagai pisau bermata dua, dimana disatu sisi narkotika memiliki manfaat dalam kepentingan pelayanan kesehatan serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi namun disisi lain narkotika memiliki bahaya ketika disalahgunakan atau digunakan tidak sesuai dengan standar pengobatan sehingga menimbulkan keadaan ketergantungan atau kecanduan. Seseorang yang menggunakan atau menyalahgunakan narkotika dan dalam keadaan ketergantungan baik fisik maupun psikis disebut sebagai pecandu narkotika.Pecandu narkotika tentunya diawali terlebih dulu dengan menggunakan narkotika yang latar belakang penggunaannya bisa berbeda-beda satu sama lain.Ada pecandu narkotika sebagai penyalahguna yang memang pada awal penggunaannya karena inisiatif sendiri dengan sengaja memang ingin menggunakan narkotika sebagai suatu solusi permasalahan yang dihadapi.Disamping itu pula, ada pecandu narkotika sebagai korban penyalahgunaan narkotika yang pada awal penggunaannya dikatakan tidak sengaja sebagai akibat adanya bujukan, tipu daya, paksaan dan/atau adanya ancaman dari orang lain untuk menggunakan narkotika.Tentunya pecandu narkotika sebagai penyalah guna atau sebagai korban penyalahgunaan narkotika memiliki perbedaan – perbedaan yang harus diketahui oleh aparat penegak hukum terutama dalam hal pertanggungjawaban pidananya. Metode penelitian dari tulisan ini adalah Yuridis Normatif, dimana pembahasan permasalahan dalam penelitian ini menganalisa bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan di bidang narkotika sebagai instrumen pemerintah dalam melawan penyalahgunaan narkotika dan mengkaji bahan hukum sekunder berupa literatur – literatur, jurnal-jurnal hukum dan lainnya mengenai narkotika.Dalam pelaksanaan instrumen penegakan hukum tersebut seringkali tidak sebagaimana mestinya, khususnya bagi seorang pecandu narkotika.Padahal terdapat perbedaan kualifikasi dan pertanggungjawaban pidana seorang pecandu narkotika sebagai penyalah guna atau sebagai korban penyalahgunaan narkotika dan juga dengan pelaku tindak pidana narkotika lainnya seperti pengedar, produsen dan sebagainya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH 116/11 Sul p
Uncontrolled Keywords: NARCOTICS
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K5000-5582 Criminal law and procedure > K5015.4-5350 Criminal law
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
BAYU AKBAR SULAIMAN, 030810398UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorASTUTIK, SH., MH.UNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 14 Nov 2011 12:00
Last Modified: 19 Jul 2016 08:10
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/14146
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item