HAK ANAK ANGKAT AKIBAT PERCERAIAN ORANG TUA ANGKATNYA

Rahmah Ramadlani A., 030710007 (2011) HAK ANAK ANGKAT AKIBAT PERCERAIAN ORANG TUA ANGKATNYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2011-azfathrahm-20803-fh1181-k.pdf

Download (333kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-azfathrahm-17449-fh1181-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (779kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam skripsi ini, penulis memaparkan mengenai pengangkatan anak dan mengulas mengenai hak anak angkat akibat perceraian orang tua angkatnya. Dalam mengkaji permasalahan, penulis menggunakan pendekatan undang-undang dan pendekatan konseptual. Praktik pengangkatan anak di tengah-tengah kehidupan sosial masyarakat, sudah melembaga dan menjadi bagian dari tradisi yang ada dalam masyarakat Indonesia. Ketentuan hukum pengangkatan anak masih beragam, Staatsblad tahun 1917 Nomor 129, Hukum Adat, peraturan (perundang-undangan), Hukum Islam, dan belum ada satu peraturan yang mengatur secara lengkap dan tuntas mengenai pengangkatan anak, ada hal-hal yang belum diatur secara tegas, sehingga apabila terjadi sengketa masalah pengangkatan anak, belum ada dasar hukum untuk penyelesaiannya, hal ini mengakibatkan tidak ada jaminan hukum terhadap hak anak angkat. Adanya lembaga pengangkatan anak bertujuan untuk kesejahteraan dan kepentingan yang terbaik bagi anak. Orang tua angkat memiliki kewajiban untuk memelihara dan mendidik anak yang diangkat, sehingga apabia terjadi perceraian antara orang tua angkat, maka hak anak yang diangkat tetap sama seperti belum terjadi perkawinan. Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan tidak mengatur mengenai pengangkatan anak. Ketentuan pasal 41 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, tidak ditujukan untuk mengatur hak anak angkat akibat putusnya perkawinan karena perceraian orang tua angkatnya. Tetapi pasal 41 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tersebut dapat menjadi acuan untuk menentukan hak anak angkat, sebab pasal tersebut tidak mencantumkan spesifikasi tentang anak (anak kandung ataupun anak angkat).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH 118/11 Azf h
Uncontrolled Keywords: ADOPTION (ADAT LAW)
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home > HQ811-960.7 Divorce
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
Rahmah Ramadlani A., 030710007UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLiliek Kamilah, Hj. , S.H., M.HumUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 14 Nov 2011 12:00
Last Modified: 20 Jul 2016 03:41
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/14148
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item