KASUS PERKOSAAN TERHADAP ANAK DALAM PUTUSAN PENGADILAN NEGERI PURWAKARTA NOMOR 200/Pid/B/2010/PN.Pwk

MUHAMMAD IQBAL MARZUKI, 030710209 (2011) KASUS PERKOSAAN TERHADAP ANAK DALAM PUTUSAN PENGADILAN NEGERI PURWAKARTA NOMOR 200/Pid/B/2010/PN.Pwk. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2011-marzukimuh-20841-fh1471-k.pdf

Download (291kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-marzukimuh-17485-fh1471-k.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tindak pidana adalah suatu perilaku menyimpang, perbuatan yang amoral, tanpa memandang jenis kelamin maupun usia bagi para pelakunya, baik laki-laki maupun perempuan, baik tua maupun muda, dan manusia dengan segala keadaannya, dipandang masih mempunyai kecendrungan untuk melakukan tindak pidana apapun latar belakangnya. Salah satu bentuk tindak pdana yang mendapat perhatian masyarakat adalah luas adalah kasus tindak pidana kejahatan kesusilaan, khususnya perkosaan yang menyangkut segala aspek kehidupan, seperti : sosial, ekonomi, fisik dan psikis baik bagi pelaku dan korbannya serta sebab, serta akibatnya. Terlebih apabila yang menjadi korban kejahatan kejahatan kesusilaan adalah seorang anak, tentu akibat yang di timbulkan akan jauh lebih luas dampaknya. Hal ini disebabkan seorang anak yang masih proses tumbuh kembang belum memiliki tingkat kematangan emosional yang stabil. Lebih dari pada itu karena masih dalam proses tumbuh kembang dan proses belajar maka seorang anak memiliki daya ingat yang jauh lebih tajam tentang segala sesuatu yang terjadi pada dirinya dan yang terjadi terhadap segala sesuatu di sekitarnya, sehingga sangat kuat kekhawatiran anak yang menjadi korban kejahatan kesusilaan tidak dapat menjalani proses tumbuh kembang secara baik, dikarenakan peristiwa kelah yang pernah menimpanya akan terus terekam dalam ingatan memori di otaknya yang tajam. Dalam perkembangan penegakan hukum akhir-akhir ini, dapat kita ketahui bahwa Hukum Pidana di Indonesia semakin memberikan perlindungan hukum yang tegas pada anak. Hal ini dapat kita ketahui dengan disahkannya 2 (dua) Undang-Undang, yaitu Undang-Undang R.I Nomor 3 tahun 1997 tentang Pengadilan Anak dan Undang-Undang R.I Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dalam penulisan skripsi ini yang dianalisis adalah suatu putusan yang dikeluarkan oleh Majelis Hakim dari Pengadilan Negeri Purwakarta dengan Nomor perkara 200/Pid/B/2010/PN.Pwk. Dalam putusan tersebut yang menjadi pokok utama pembahasan hakim adalah perbuatan perkosaan yang dilakukan oleh si Pelaku (telah dewasa) terhadap seorang anak yang berusia 16 tahun.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK FH 147 11 Mar k
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K5000-5582 Criminal law and procedure > K5015.4-5350 Criminal law
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
MUHAMMAD IQBAL MARZUKI, 030710209UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTilly A.A. Rampe n, , S.H., M.SUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 15 Nov 2011 12:00
Last Modified: 20 Jul 2016 06:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/14165
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item