KATA SAPAAN ETNIS JAWA BERDASARKAN STRATIFIKASI SOSIAL DAN EKONOMI DI KABUPATEN NGANJUK: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK

IIS AFRIJA DEWI, 031211133066 (2016) KATA SAPAAN ETNIS JAWA BERDASARKAN STRATIFIKASI SOSIAL DAN EKONOMI DI KABUPATEN NGANJUK: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-dewiiisafr-31618-6.abstr-k.pdf

Download (359kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FS. BI. 18-14 Dew k.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan bentuk kata sapaan etnis Jawa di kabupaten Nganjuk, penggunaan kata sapaan etnis Jawa berdasarkan stratifikasi sosial dan ekonomi di kabupaten Nganjuk, dan mendeskripsikan penggunaan kata sapaan yang tidak pada umumnya berdasarkan stratifikasi sosial di kabupaten Nganjuk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan instrumen yang berupa kuesioner. Objek penelitian ini adalah semua etnis Jawa yang tinggal di kabupaten Nganjuk dan asli penduduk Nganjuk. Informan diambil secara acak dan data diambil sebanyak 50 orang dari berbagai jenis stratifikasi sosial dan ekonomi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kata sapaan etnis Jawa di kabupaten Nganjuk memiliki beberapa variasi yang disebabakan oleh stratifikasi sosial dan ekonomi. Penutur yang berstratifikasi sosial atas untuk berkomunikasi dengan mitra tutur Jawa yang bersrtatifikasi sosial ekonomi bawah lebih banyak menggunakan kata sapaan bahasa Jawa tingkat rendah (ngoko). Misalnya, untuk menyapa orang perempuan Jawa yang lebih miskin digunakan kata sapaan Mbok [mbᴐʔ] dan Mbokdhe [mbᴐʔde]. Penutur yang berstratifikasi sosial ekonomi bawah dalam menggunakan kata sapaan lebih menyadari dan melihat status sosialnya. Misalnya, untuk menyapa orang laki-laki Jawa yang lebih kaya digunakan kata sapaan Bapak [bapaʔ]. Kata sapaan Bapak [bapaʔ] juga banyak digunakan oleh penutur Jawa yang berstratifikasi sosial ekonomi bawah kepada mitra tutur laki-laki Jawa yang berstratifikasi sosial atas. Pengaruh penggunaan kata sapaan tersebut dapat dilihat dari latar belakang tingkat pendidikan, usia, jabatan, jenis kelamin, pekerjaan, dan pendapatan ekonomi. Orang yang kekuasaan atau jabatan tertentu di masyarakat cenderung menggunakan kata sapaan yang tidak pada umunya. Misalnya, ada beberapa kata sapaan yang menggunakan nama julukan sesuai bentuk tubuh atau kepribadian mitra tutur. Kata sapaan yang tidak pada umumnya ini memunculkan beberapa dampak negatif

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS. BI. 18/14 Dew k
Uncontrolled Keywords: SOSIOLINGUISTICS; JAVANESE LANGUAGE
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P40 Sociolinguistics
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsNIM
IIS AFRIJA DEWI, 031211133066UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorEddy Sugiri, Drs. , M. Hum.UNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 28 May 2014 12:00
Last Modified: 16 Aug 2016 07:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/14365
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item