MULTILINGUALISME DALAM NASKAH LAMA KITAB MIKRAJ NABI: SEBUAH KAJIAN SOSIOLINGUISTIK

DEWI MUTMAINAH, 121011062 (2014) MULTILINGUALISME DALAM NASKAH LAMA KITAB MIKRAJ NABI: SEBUAH KAJIAN SOSIOLINGUISTIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-mutmainahd-35762-5.-abstr-k.pdf

Download (319kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
14567.compressed.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian yang menggunakan ragam tulis berupa naskah lama Kitab Mikraj Nabi berbahasa Jawa ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk multilingualisme yang menghasilkan interferensi, campur kode, dan alih kode serta faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya peristiwa kebahasaan tersebut melalui kajian sosiolinguistik. Data penelitian ini diperoleh dari penggunaan bahasa dalam naskah lama itu sendiri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang menfokuskan pengamatan pada data yang ada. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak atau penyimakan. Metode simak yaitu metode dengan menyimak data-data kebahasaan melalui proses transliterasi oleh peneliti sendiri sebagai langkah awal untuk mengenal lebih dalam bahasa naskah, kemudian dilanjutkan dengan klasifikasi data dan identifikasi unsur-unsur kebahasaannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa multilingualisme yang ada dalam bahasa naskah berupa bahasa Arab, bahasa Madura, dan bahasa Jawa yang mendominasinya. Keadaan multilingualisme tersebut mengakibatkan terjadinya interferensi, campur kode dan alih kode. Interferensi terjadi dari beberapa aspek, antara lain, aspek fonologi, aspek morfologi, aspek leksikal, dan aspek sintaksis. Keempat aspek tersebut menunjukkan penggunaan unsur bahasa Arab dalam bahasa Jawa dan unsur bahasa Madura dalam bahasa Jawa pada naskah. Campur kode terjadi dalam bentuk kata dan frasa yang didapatkan dari unsur-unsur bahasa Arab dan bahasa Madura dalam bahasa Jawa. Alih kode hanya terjadi dalam lingkup bahasa Jawa yang mengalihkan dari bentuk ngoko ke krama atau pun sebaliknya. Peristiwa kebahasaan tersebut dilatarbelakangi oleh beberapa faktor yang antara lain, penutur, lawan tutur, topik pembicaraan, tujuan atau maksud pembicaraan, pengaruh bahasa ibu yang menjadi kebiasaan, kebutuhan akan sinonim, dan prestise. Selain itu, faktor-faktor tersebut juga dapat menimbulkan dampak positif dan dampak negatif dalam penggunaan bahasa. Dampak Positif akan membuktikan bahwa masyarakat Indonesia adalah penutur bahasa yang multilingualis dan memberikan nilai-nilai keilmuan yang dapat menambah pengetahuan baru bagi para pembaca karena tertarik dengan bacaan yang mungkin istilah-istilahnya belum dipahami.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS BI. 26/14 Mut m
Uncontrolled Keywords: MULTILINGUALISM AND LITERATURE
Subjects: P Language and Literature
P Language and Literature > PA Classical philology > PA3000-3049 Classical literature,
P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsEmail
DEWI MUTMAINAH, 121011062UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBea Anggraini, S.S.,M.Hum.UNSPECIFIED
Depositing User: Tn Yusuf Jailani
Date Deposited: 01 Jul 2014 12:00
Last Modified: 11 Jul 2017 17:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/14567
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item