Konsiderasi Pemerintah Amerika Serikat dalam Kesepakatan Kerjasama Pemanfaatan Energi Nuklir Amerika Serikat - India

Riza Ambardini, 070710416 (2009) Konsiderasi Pemerintah Amerika Serikat dalam Kesepakatan Kerjasama Pemanfaatan Energi Nuklir Amerika Serikat - India. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-rizaambard-15218-abstrak-k.pdf

Download (18kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-rizaambard-12664-hi8810-k.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini menganalisis konsiderasi pemerintah AS dalam kesepakatan kerjasama pemanfaatan energi nuklir AS-India (123 Agreement). Permasalahan dalam penelitian eksplanatif dengan analisis kualitatif ini adalah mengapa pemerintah AS melakukan kesepakatan kerjasama pemanfaatan energi nuklir dengan India (123 Agreement). Permasalahan tersebut kemudian diteliti dengan sebuah rancangan penelitian yang memadukan peringkat analisis negara bangsa, kesepakatan kerjasama pemanfaatan energi nuklir AS-India sebagai unit analisis dan pertimbangan logis pemerintah Amerika Serikat baik pihak eksekutif maupun pihak legislatif dalam memutuskan kesepakatan kerjasama pemanfaatan energi nuklir dengan India sebagai unit eksplanasi. Adapun kerangka pemikiran yang digunakan adalah realisme, konsep pengambilan keputusan kebijakan luar negeri AS, kepentingan nasional AS sehingga ditemukan hipotesis yang memuat pertimbangan logis pemerintah AS dalam kesepakatan kerjasama pemanfaatan energi nuklir AS-India. Melalui analisis terhadap sebaran data dan fakta sejak Presiden Bush mengeluarkan kebijakan yang mengarah pada perbaikan hubungan bilateral dengan India dengan mencabut sanksi yang dikenakan berdasarkan ketentuan The 1994 Nuclear Proliferation Prevention Act pada tahun 2001 terkait tes nuklir India pada Mei 1998 hingga pada tahun 2008 sebagai titik nyata kesepakatan kesepakatan kerjasama nuklir Amerika Serikat dengan India yang telah diratifikasi oleh Kongres Amerika Serikat dan disetujui untuk masuk ke dalam Undang- Undang Amerika Serikat, ditemukan bukti mengenai konsiderasi pemerintah AS baik eksekutif dan legislatif dalam kesepakatan kerjasama pemanfaatan energi nuklir AS-India. Pemerintah Amerika Serikat melakukan kesepakatan kerjasama nuklir dengan India dikarenakan Presiden George W. Bush sebagai pemerintah eksekutif Amerika Serikat saat itu berasumsi bahwa kesepakatan kerjasama nuklir dengan India akan menguntungkan. Demikian pula menurut Kongres Amerika Serikat selaku pemerintah legislatif berasumsi bahwa kesepakatan kerjasama nuklir dengan India akan menguntungkan pihak Amerika Serikat. Dengan demikian, penelitian yang menggunakan studi kepustakaan sebagai teknik pengumpulan datanya ini berhasil membuktikan hipotesis yang diajukan oleh peneliti. Translation: This study analyzes the U.S. government's consideration in the deal joint utilization of US-India nuclear energy (123 Agreement). Issues explanative research with qualitative analysis this is why U.S. government to use nuclear energy cooperation agreement with India (123 Agreement). The problem is then examined with a research design that combines analytical ranking of the nation state, utilization of nuclear energy cooperation agreement US-India as the unit of analysis and logical consideration of the U.S. government both the executive and legislative parties in deciding the use of energy cooperation agreements with India as a nuclear unit of explanation. The framework of thinking used is the realism, the concept of foreign policy decision making U.S., U.S. national interests so that the hypothesis was found containing logical consideration of the U.S. government in the utilization of cooperation agreements US-India nuclear energy. Through analysis of the distribution of data and facts since President Bush issued a policy that leads to improvement of bilateral relations with India to lift sanctions imposed under the provisions of The 1994 Nuclear Proliferation Prevention Act in 2001 related to India's nuclear tests in May 1998 until the year 2008 as the real point of agreement United States nuclear cooperation agreement with India which has been ratified by the Congress of the United States and agreed to enter into Law Invite the United States, found evidence of U.S. government consideration both executive and legislative branches in the utilization of energy cooperation agreement US-India nuclear. The United States Government cooperation deal nuclear with India because of President George W. Bush as a government U.S. executives as it assumes that the nuclear cooperation agreement with India will benefit. Similarly, according to the U.S. Congress States as the government's legislative assume that the cooperation agreement nuclear with India will benefit the United States. Thus, research using the library study as this data collection technique was able to prove the hypothesis that proposed by researchers.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK-2 KKB Fis HI 88 2010
Uncontrolled Keywords: Cooperation Nuclear Energy
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
Riza Ambardini, 070710416UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorI. Basis Susilo, Drs. , MAUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Hatra Iswara
Date Deposited: 25 Feb 2011 12:00
Last Modified: 12 Sep 2016 15:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/14774
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item