Ideologi Pola Rekrutmen Kader Partai Keadilan Sejahtera Di Surabaya

Nico Ricardo, 70610345 (2010) Ideologi Pola Rekrutmen Kader Partai Keadilan Sejahtera Di Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-nicoricard-18612-abstrak-i.pdf

Download (11kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-nicoricard-15341-fisp52-i.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Islam merupakan agama yang selalu bergerak dinamis di negara Indonesia. Jumlah penganut Islam di Indonesia tercatat paling banyak di dunia menyebabkan pemahaman yang beragam tentang definsi Islam. Wacana pro-kontra mengenai keberadaan Islam sebagai sebuah tatanan sosial yang harus dibumikan dalam hukum jumud menjadi dialektika yang tidak pernah menemukan kesimpulan. Ada yang berpendapat bahwa Islam hanya dapat bergerak pada ruang privat, namun argumentasi lain menyebutkan bahwa Islam lebih dari sekedar tuntunan ibadah sehingga posisinya harus diletakkan pada ruang publik sebagai hukum dalam sebuah negara. Kemunculan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam proses politik di Indonesia memberikan warna baru bagi dunia politik, maupun gerakan keagamaan. Partai yang berakar pada gerakan ikhwanul muslimin ini tampil ke ruang publik dengan berasaskan pada ideologi islam. Islam di proyeksikan sebagai sebuah ideologi ummat yang menjadi landasan perjuangan politik menuju masyarakat sejahtera lahir dan batin. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka PKS memiliki pola rekrutmen yang khas seperti anggota pemula, anggota muda, anggota madya, anggota dewasa, anggota ahli, anggota purna, dan anggota kehormatan. Sehingga dapat mencetak kader-kader yang handal dari berbagai latar belakang kemampuan dan kemahiran yang saling bertautan guna memberdayakan ummat. Translation: Islam is a religion that is always moving dynamic in the country of Indonesia. The number of adherents of Islam in Indonesia is the world's most cause diverse understanding of the definition of Islam. Discourse about the pros and cons the existence of Islam as a social order that must be grounded in law become rigid dialectic that never find a conclusion. There are believes that only Islam can be engaged in the private sphere, but the argument Other states that Islam is more than just guidance of worship so that its position should be placed on public space as a law within a country. The emergence of the Prosperous Justice Party (PKS) in the political process in Indonesia gives new color to the world of politics, and religious movements. The party rooted in the Muslim Brotherhood movement is shown to the public space is based on on Islamic ideology. Islam, are projected as an ideology that became the ummah cornerstone of political struggle towards society physical and spiritual prosperity. To achieve aim, the MCC has a distinctive pattern of recruitment as a member of beginners, younger members, associate members, adult members, expert members, full members, and members honor. So that can print a reliable cadres from various background behind the capability and proficiency interlocked in order to empower the ummah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK-2 KKB Fis P 52 10 Ric i
Uncontrolled Keywords: IDEOLOGY, RECRUITMENT, ISLAM
Subjects: H Social Sciences > HS Societies secret benevolent etc > HS1-3371 Societies: secret, benevolent, etc. > HS1501-2460.7 Other societies. By classes > HS2301-2460.7 Political and "patriotic" societies
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Nico Ricardo, 70610345UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorPriyatmoko, Drs. M.AUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Hatra Iswara
Date Deposited: 07 May 2011 12:00
Last Modified: 31 Aug 2016 05:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/14833
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item