STAR INITIATIVE SEBAGAI ACTION PLAN BAGI PEMERINTAH INDONESIA DALAM MENGEMBALIKAN ASET-ASET HENDRA RAHARJA DI HONG KONG DAN AUSTRALIA

Resty Erawati, 070417362 (2009) STAR INITIATIVE SEBAGAI ACTION PLAN BAGI PEMERINTAH INDONESIA DALAM MENGEMBALIKAN ASET-ASET HENDRA RAHARJA DI HONG KONG DAN AUSTRALIA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-erawatires-18488-fis.hi.1-k.pdf

Download (428kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-erawatires-15221-fis.hi.1-s.pdf
Restricted to Registered users only

Download (788kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Proses pengembalian aset-aset negara yang dilarikan ke negara lain melalui pencucian uang menjadi perhatian besar pemerintah Indonesia. Seperti salah satu tersangka kasus BLBI, Hendra Rahardja, yang asetnya ditengarai berada di Australia dan Hong Kong hingga kini masih terus diupayakan pengembaliannya. Berbagai upaya telah dijalankan oleh pemerintah Indonesia, termasuk mendaftarkan kasus Hendra dalam agenda StAR Initiative. StAR adalah sebuah rezim internasional yang bergerak dalam hal anti pencucian uang dan merupakan ide yang lahir atas dasar kerangka kerjasama UNCAC yang memuat materi mengenai kerjasama internasional secara luas dalam usaha pengembalian aset. Sedangkan StAR adalah ide yang memuat “challenges, opportunities, and an action plan”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hal-hal yang mendorong pemerintah Indonesia untuk memanfaatkan StAR Initiative dalam upaya mengembalikan aset-aset negara yang dilarikan Hendra Rahardja ke Hong Kong dan Australia. Dengan menggunakan teori rezim internasional dan konsep rezim anti pencucian uang dapat diketahui bahwa keberadaan rezim anti pencucian nasional seperti Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Indonesia periode 2007-2011 berperan penting dalam penerapan StAR Initiative sebagai rezim internasional anti pencucian uang. Selain itu, faktor kelemahan dan hambatan yang selalu dihadapi Indonesia juga menjadi alasan mengapa pemerintah Indonesia membutuhkan bantuan dari StAR. Di akhir tulisan, penulis menemukan bahwa ada pula kelemahan dari StAR sebagai sarana dalam proses pengembalian aset negara. Tidak bisa dipungkiri mengenai adanya ongkos atau fee yang dikenakan akibat proses pengembalian aset. StAR ternyata tidak membantu dalam hal materiil. Padalah, dana adalah faktor penghambat terbesar bagi Indonesia dalam upaya mengembalikan aset-aset negara yang ada di negara lain. Kata kunci : pengembalian aset negara, pencucian uang, rezim anti pencucian uang, StAR Initiative

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK 2 Fis.HI.17/10 Era s
Uncontrolled Keywords: CORRUPTION AGREEMENTS-CRIMINAL LAW
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ1305-2060 Scope of international relations. Political theory. Diplomacy
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
Resty Erawati, 070417362UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDjoko Sulistyo, Drs. , MSUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Hatra Iswara
Date Deposited: 02 May 2011 12:00
Last Modified: 22 Sep 2016 13:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/14857
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item