EFEKTIVITAS PENYELESAIAN MASALAH PENGGUNAAN TENTARA ANAK DI REPUBLIK DEMOKRATIK KONGO

PRAWINDYA PUSPITA, 070517686 (2010) EFEKTIVITAS PENYELESAIAN MASALAH PENGGUNAAN TENTARA ANAK DI REPUBLIK DEMOKRATIK KONGO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-puspitapra-18625-fis.hi.4-k.pdf

Download (459kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-puspitapra-15354-fis.hi.4-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian berjudul “Efektivitas Penyelesaian Masalah Penggunaan Tentara Anak di Republik Demokratik Kongo”, membahas mengenai fenomena perekrutan dan penggunaan tentara anak dalam konflik-konflik bersenjata yang terjadi di negara Republik Demokratik Kongo (RDK). RDK merupakan salah satu dari beberapa negara yang paling banyak merekrut anak-anak dibawah umur sebagai tentara atau kombatan dalam konflik bersenjata dan perang. Selama konflik berkepanjangan, PBB memperkirakan lebih dari 30.000 anak dibawah umur 18 tahun ikut berperang atau hidup sebagai bagian dari kelompok bersenjata. Meskipun penandatanganan kesepakatan damai untuk mengakhiri perang secara resmi telah dilakukan oleh pihak-pihak yang terlibat perang, namun konflik-konflik sipil masih terus berlanjut terutama di bagian Timur negara RDK, dan hal ini mengakibatkan perekrutan anak masih terus dilakukan oleh berbagai kelompok bersenjata seperti di Ituri, Katanga, Kivu Utara dan Selatan. Sebagai organisasi peacekeeping PBB yang bertanggung jawab terhadap perdamaian dan perlindungan warga sipil di RDK, MONUC bertugas untuk mengambil tindakan dan mencegah penggunaan tentara anak melalui berbagai mandat-mandat yang terdapat dalam misi operasi peacekeeping PBB. Dalam mengatasi masalah penggunaan tentara anak ini terdapat kendala-kendala yang dihadapi oleh MONUC dan pemerintah RDK sehingga penyelesaiannya belum efektif. Guna mencari tahu alasan-alasan mengapa penyelesaian masalah tersebut belum mencapai efektivitas, digunakan beberapa konsep seperti peacekeeping, peacemaking dan peacebuilding, responsibilty to protect serta konsep failed state. Melalui data-data yang dipaparkan didalam penelitian ini, dapat ditemukan bahwa alasan penyelesaian masalah penggunaan tentara anak di RDK belum efektif disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu kapasitas pasukan peacekeeping MONUC yang masih lemah dalam mengeliminasi faktor-faktor yang konsisten menjadi penyebab atau berpotensi memicu timbulnya masalah penggunaan tentara anak. Faktor kedua yaitu kegagalan pemerintah dalam menghentikan perekrutan tentara anak di RDK dan mencegahnya muncul kembali. Disamping itu, kurangnya komitmen politik dari pemerintah RDK untuk melaksanakan dan mendukung penuh program DDR untuk tentara anak juga menyebabkan penyelesaian masalah tersebut belum sepenuhnya berjalan dengan efektif. Kata kunci: MONUC, tentara anak, DDR, Republik Demokratik Kongo

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK 2 Fis.HI.43/10 Pus e
Uncontrolled Keywords: CHILD SOLDIERS
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
PRAWINDYA PUSPITA, 070517686UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorB.L.S. Wahyu Wardhani, , Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Hatra Iswara
Date Deposited: 09 May 2011 12:00
Last Modified: 23 Sep 2016 08:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/14861
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item