DOMINASI ETNIS TIONGHOA DALAM PEREKONOMIAN MALAYSIA PASCA KERUSUHAN RASIAL TAHUN 1969

Yudithia Lestari Charashinta, 070417153 (2009) DOMINASI ETNIS TIONGHOA DALAM PEREKONOMIAN MALAYSIA PASCA KERUSUHAN RASIAL TAHUN 1969. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-charashint-18661-fis.hi.1-k.pdf

Download (460kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-charashint-15396-fis.hi.1-d.pdf
Restricted to Registered users only

Download (890kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini membahas tentang dominasi etnis Tionghoa dalam perekonomian Malaysia pasca kerusuhan rasial tahun 1969. Malaysia merupakan salah satu negara di Asia Tenggara, yang ekonominya didominasi oleh etnis Tionghoa. Adanya masyarakat Tionghoa yang secara kultural dan ekonomi kuat di negara ini menimbulkan masalah terhadap elite pribumi yang memegang kekuasaan setelah tersingkirnya penjajah mereka. Dominasi ekonomi etnis Tionghoa di negara Malaysia pernah menjadi sumber ketegangan yang besar pada bulan Mei, 1969 yang mengakibatkan kerusakan harta benda yang besar dan hampir 200 orang Malaysia meninggal. Pasca kerusuhan rasial di Malaysia, pemerintah menetapkan Kebijakan Ekonomi Baru (KEB) untuk pertama kali pada tahun 1970 sebagai sebuah program 20 tahun dengan tujuan untuk mengangkat kedudukan ekonomi orang Melayu. Program KEB ini tidak terlalu berhasil. Selain karena terjadi praktek KKN di antara orang-orang bumiputera yang dekat dengan penguasa, juga ternyata adanya kekuatan yang dimiliki pengusaha Cina. Namun usaha – usaha untuk mematahkan dominasi etnis Tionghoa dalam bidang ekonomi, sampai saat ini masih belum bisa dilakukan. Untuk itu perumusan masalah dalam penelitian ini adalah mengapa etnis Tionghoa dapat mendominasi perekonomian Malaysia pasca kerusuhan rasial tahun 1969. Landasan pemikiran yang penulis gunakan adalah teori pendekatan, identitas sosial, sikap etnis Tionghoa dan strategi besar ( grand strategy). Landasan pemikiran tersebut digunakan sebagai alat untuk menganalisis penyebab etnis minoritas Tionghoa di Malaysia dapat mendominasi perekonomian Malaysia. Penulisan ini pada akhirnya mencapai sebuah temuan bahwa terjadinya dominasi etnis Tionghoa dalam perekonomian Malaysia pasca kerusuhan rasial tahun 1969 disebabkan adanaya hubungan perdagangan di antara orang Tionghoa begitu erat sehingga tidak dapat dipisahkan dan adanya nilai – nilai budaya Cina yang sudah menjadi pola yang menentukan kepribadian etnis Tionghoa. Selain itu juga adanya ancaman dan strategi yang dihadapi etnis Tionghoa, sehingga kegiatan ekonomi mereka mampu bertahan di negara Malaysia tersebut. Melalui hipotesis yang bersifat eksplanatif, skripsi ini merangkai data-data yang ada dan dapat menunjukkan adanya peran etnis Tionghoa dalam ekonomi Malaysia dan hal – hal yang menjadi penyebab etnis Tionghoa dapat mendominasi perekonomian Malaysia. Keywords : Malaysia, Tionghoa, Economy, Racial conflict 1969

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK 2 Fis.HI.12/10 Cha d
Uncontrolled Keywords: ETHNIC RELATIONS-ECONOMIC ASPECTS
Subjects: H Social Sciences
H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform > HN1-995 Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
Yudithia Lestari Charashinta, 070417153UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBaiq L. S. Wahyu Wardhani, Dra. . , MA,Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Hatra Iswara
Date Deposited: 09 May 2011 12:00
Last Modified: 26 Sep 2016 02:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/14877
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item