PEMAKNAAN KAWIN KONTRAK OLEH REMAJA MADRASAH ALIYAH DI DESA KALISAT KECAMATAN REMBANG KABUPATEN PASURUAN

Shanti Hartanto, 070810611 (2012) PEMAKNAAN KAWIN KONTRAK OLEH REMAJA MADRASAH ALIYAH DI DESA KALISAT KECAMATAN REMBANG KABUPATEN PASURUAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
S.17-12 Har p abstrak.pdf

Download (346kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
S.17-12 Har p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi dengan adanya fenomena perkawinan kontrak di Desa Kalisat, Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan. Perkawinan dengan kesepekatan jangka waktu oleh kedua belah pihak, perkawinan ini berakhir dengan hanya mengucapkan kata cerai atau tidak mengunjungi isteri selama waktu yang sudah disepakati sebelumnya. Keterbatasan ekonomi dan pendidikan adalah alasan utama terjadinya praktik kawin kontrak di Desa Kalisat, Kecamatan Rembang. Pada penelitian ini lebih memfokuskan pada permasalahan tentang bagaimana remaja (usia sekolah menengah atas) di Desa Kalisat memaknai kawin kontrak. Melalui Teori Konstruksi Sosial oleh Peter L. Berger, mencoba menjelaskan bagaimana remaja (usia sekolah menengah atas) di Desa Kalisat memaknai kawin kontrak. Menggunakan metode kualitatif dan menggunakan pendekatan secara fenomenologis, teknik penentuan informan secara purposive pada remaja Kalisat dengan usia 16-18 dan bersekolah di Madrasah Aliyah. Selanjutnya mencoba untuk memperoleh informasi mengenai identitas informan, pemaknaan tentang kawin kontrak oleh remaja di Desa Kalisat. Hasil penelitian yang didapat adalah remaja Desa Kalisat memaknai kawin kontrak secara bervariasi, antara lain: perkawinan yang sama dengan perkawinan siri, perkawinan melalui jasa kyai, perkawinan yang merugikan perempuan, perkawinan yang dilarang agama, perkawinan yang tidak sah secara hukum. Dalam penelitian ini dapat ditemukan remaja laki-laki yang memaknai kawin kontrak sebagai hal yang negatif (sesuai budaya yang telah lama terjadi dan merugikan perempuan) memiliki kecenderungan perilaku seksual pranikah dengan kategori sedang, sedangkan bagi remaja laki-laki yang memaknai kawin kontrak sebagai hal yang positif (halal, melalui jasa kyai) memiliki kecenderungan perilaku seksual masuk kategori tinggi. Pada remaja perempuan yang memaknai kawin kontrak sebagai hal yang negatif (haram, merugikan perempuan) mempunyai perilaku seksual pranikah dengan kategori tinggi, dikarenakan adanya pengaruh dari media (sinetron). Selain itu ada juga yang memaknai negatif dengan perilaku seksual pranikah rendah (tidak pernah berpacaran), sedangkan bagi yang memaknai kawin kontrak sebagai suatu perkawinan yang sama dengan kawin sirri mempunyai perilaku seksual pranikah dengan kategori sedang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.17/12 Har p
Uncontrolled Keywords: Kawin kontrak, perilaku seksual pranikah, konstruksi sosial
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home > HQ803 Temporary marriage. Trial marriage. Companionate marriage
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
Shanti Hartanto, 070810611UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
EditorUdji Asiyah, Dra., MsiUNSPECIFIED
Depositing User: Andri Yanti
Date Deposited: 10 Apr 2012 12:00
Last Modified: 22 Sep 2016 04:21
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/14942
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item