MEDIASI INDONESIA DALAM KONFLIK PERBATASAN THAILAND DAN KAMBOJA PADA TAHUN 2011

Bryan Bhaskara Pratama, 070810539 (2012) MEDIASI INDONESIA DALAM KONFLIK PERBATASAN THAILAND DAN KAMBOJA PADA TAHUN 2011. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
HI.07-12 Pra m abstrak.pdf

Download (355kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
HI.07-12 Pra m.pdf
Restricted to Registered users only

Download (999kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Konflik yang melibatkan dua negara di kawasan Asia Tenggara, Thailand dan Kamboja, dipicu oleh sengketa kepemilikan wilayah perbatasan yang terletak di antara provinsi Sisaket, Thailand dan distrik Choam Khsant di provinsi Preah Vihear, Kamboja. Konflik ini sudah berawal sejak awal 1904 dan mengalami eskalasi setelah pengukuhan Kuil Preah Vihear, sebuah kuil kuno yang terletak di wilayah yang diperebutkan menjadi salah satu warisan dunia oleh UNESCO pada tahun 2008. Eskalasi konflik kembali tidak dapat terhindarkan hingga merenggut korban jiwa dari masing-masing pihak pada 4 Februari 2011. Indonesia mengambil inisiatif untuk melakukan mediasi dalam konflik yang tereskalasi pada tahun 2011 tersebut. Penelitian ini menekankan titik perhatian pada motif kepentingan Indonesia yang melakukan mediasi atas konflik Thailand dan Kamboja yang tereskalasikan pada tahun 2011. Melalui analisis menggunakan Teori Kebijakan Luar Negeri, Mediation Motives Theory dan pendekatan Rasionalis dalam Manajemen Konflik serta analisis terhadap sebaran data dan fakta, ditemukan bukti bahwa terdapat dua motif kepentingan Indonesia dalam melakukan mediasi dalam konflik. Pertama, Indonesia ingin meningkatkan kredibilitas kepemimpinannya di ASEAN. Indonesia menjabat sebagai Ketua ASEAN di saat konflik tereskalasikan pada tahun 2011. Hal ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk dapat mendemonstrasikan kepemimpinannya di dalam ASEAN. Kedua, muncul persepsi ancaman dari konflik antara Thailand dan Kamboja terhadap stabilitas keamanan regional. Bagi Indonesia, keamanan regional ASEAN merupakan aspek vital yang menjadi salah satu kepentingan nasional. Sehingga, Indonesia juga melakukan mediasi dalam rangka menjamin tidak adanya gangguan terhadap keamanan regional. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan sebagai teknik pengumpulan data guna membuktikan hipotesis yang telah disusun.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 HI.07/12 Pra m
Uncontrolled Keywords: Konflik, Mediasi, Indonesia, ASEAN
Subjects: J Political Science > JZ International relations
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
Bryan Bhaskara Pratama, 070810539UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
EditorSartika Soesilowati, Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: Andri Yanti
Date Deposited: 13 Apr 2012 12:00
Last Modified: 23 Sep 2016 01:47
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/14951
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item