KEBIJAKAN CHINA TERHADAP KEAMANAN SUPLAI ENERGI DI WILAYAH KASPIA: KASUS CNPC DI KAZAKHSTAN 1997-2011

Renny Candradewi P, 070810532 (2012) KEBIJAKAN CHINA TERHADAP KEAMANAN SUPLAI ENERGI DI WILAYAH KASPIA: KASUS CNPC DI KAZAKHSTAN 1997-2011. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
HI.11-12 Can k abstrak.pdf

Download (335kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
HI.11-12 Can k.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pasca krisis minyak pada 1973-1974, studi kebijakan negara terkait keamanan suplai energi semakin banyak dilakukan. Mayoritas studi dilakukan untuk meneliti tingkat keamanan energi di Amerika Serikat, Jepang, dan Uni Eropa. Hal ini dilakukan karena pertumbuhan perekonomiannya yang relatif tinggi selalu dikaitkan dengan konsumsi energi. Pasca liberalisasi ekonomi di masa rezim Deng Xiao Ping pada 1978, China muncul sebagai raksasa ekonomi baru dengan konsumsi energi yang meningkat pesat. Impor produk minyak pada 1993 dan impor minyak mentah China pada 1996, menandai berakhirnya keamanan energi China. Bahkan, pada tahun 2010, lembaga energi internasional IEA (International Energy Agency) menobatkan China sebagai negara dengan tingkat konsumsi energi terbesar kedua setelah Amerika Serikat. Hal ini membangkitkan kesadaran dunia internasional tentang prospek dan dampak konsumsi energi China terhadap kestabilan harga minyak dan kompetisi di pasar minyak global masa mendatang. Meskipun demikian, masih sedikit studi meneliti kebijakan China terkait keamanan suplai energinya yang secara spesifik membahas minyak. Studi yang telah berkembang sebagian besar meneliti keamanan suplai minyak China dari negara eksportir Timur Tengah. Akan tetapi, studi tersebut mengabaikan wilayah lain yang sebenarnya lebih strategis. Salah satu negara yang berpotensi sebagai pemain kunci sumber minyak di wilayah Kaspia ialah Kazakhstan. Kazakshtan muncul sebagai alternatif untuk mengatasi persepsi ancaman keamanan fundamental, eksternal, struktural, dan nonstruktural energi China. Permasalahan dalam tulisan ini dirumuskan untuk mengkaji kebijakan China terkait keamanan suplai energi di wilayah Kaspia di Kazakhstan melalui CNPC. Penjelasan rumusan masalah tersebut menggunakan pendekatan state-centric, sistem energi global yang cenderung statis, teori investasi dan FDI, realisme struktural dan teori power circle, serta teori stakeholder. Hipotesis dalam penulisan ini dirumuskan berdasarkan penaentuan waktu, isu yang diangkat dan kebijakan pemerintah dalam CNPC di Kazakhstan. Untuk itu, kebijakan energi seperti “Going out Policy”, “Loan for Oil Policy”, investasi dan akuisisi, “Transnational Oil Pipeline” dilaksanakan oleh pemerintah melalui CNPC untuk menjamin keamanan suplai energi dari negara Kazakhstan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 HI.11/12 Can k
Uncontrolled Keywords: kebijakan china, keamanan suplai energi, minyak, CNPC, Kazakhstan, kaspia
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD3611-4730.9 Industrial policy. The state and industrial organization Including licensing of occupations and professions, subsidies, inspection, government ownership, municipal services
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
Renny Candradewi P, 070810532UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
EditorSartika Soesilowati, Dra., MA, Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: Andri Yanti
Date Deposited: 13 Apr 2012 12:00
Last Modified: 23 Sep 2016 02:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/14955
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item