KARTUN DAN POLITIK: Studi Komunikasi Politik terhadap Kartun Editorial �Clekit� dalam Surat Kabar Jawa Pos Periode 100 hari Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono - Jusuf Kalla

KARDINA APRILIA, 070417502 (2009) KARTUN DAN POLITIK: Studi Komunikasi Politik terhadap Kartun Editorial �Clekit� dalam Surat Kabar Jawa Pos Periode 100 hari Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono - Jusuf Kalla. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
abstrak.pdf

Download (71kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-apriliakar-10162-fisp11-9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pada dasarnya eksistensi kartun hanyalah sebuah gambar yang bertujuan agar orang yang menikmatinya tertawa. Tapi bila dicermati lebih dalam lagi, kenyataannya tidaklah sesederhana itu. Karena ada jenis katun editorial atau katun politik (opini) yang dimuat pada surat kabar yang bertujuan untuk mengetengahkan suatu realita peristiwa yang sedang berlagsung hangat di tengah masyarakat. Proses penciptaan kartun editorial merupakan refleksi kartunis terhadap peristiwa yang melatar belakangi. Dalam mengangkat tema kartun, seorang kartunis tentu tidak akan terlalu jauh melenceng dari topik utama media massa yang memuatnya. Kontrol dan koreksi berupa kritik dari pers, tidak hanya bisa dilihat melalui liputan beritanya. Tetapi dapat pula dilihat dari kartun editorialnya. Munculnya fenomena bahwa kartun editorial pada perkembangan dewasa ini tidak hanya sebagai media lelucon atau humor semata tetapi mulai digunakan sebagai sarana penyampaian kritik sosial maupun politik. Faktor inilah yang menarik perhatian peneliti untuk mengkaji lebih jauh mengenai hal tersebut. Dengan meneliti tema masalah yang diangkat yaitu program 100 hari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla (SBY-JK). Maka penelitian ini difokuskan untuk meneliti Kartun Editorial Clekit yang mengandung kritik sosial politik pada surat kabar Jawa Pos dengan mengambil waktu penelitian periode 100 hari pemerintahan SBY-JK. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Semiotika C.S Pierce untuk menganalisis sistem tanda pada kartun sehingga bisa diketahui refleksi dan kritikal kartunis dalam memandang dan menilai situasi politik serta realita/peristiwa yang sedang berkembang di masyarakat sebagai latar belakang pengungkapan kartun editorial Clekit pada periode 100 hari Pemerintahan SBY- JK. Dari hasil interpretasi yang dilakukan oleh penulis didapatkan kesimpulan bahwa kartun editorial Clekit merupakan bagian dari keseluruhan konteks sosial politik yang menampilkan kritiknya sebagai suatu saluran komunikasi politik dengan cara dan perspektif lain dengan sasaran kritiknya yaitu elite pemerintah yang memiliki kekuasaan. Ditemukan juga fungsi emotif kartunis dalam setiap gambar kartunnya yang merupakan refleksi Wahyu Kokkang terhadap segala realitas dan peristiwa yang sedang berlangsung selama 100 hari pemerintahan SBY- JK dengan topik yang diangkat tidak jauh melenceng dari topik utama isi media massa yang memuat kartunnya (Jawa Pos). Oleh karena itu untuk memahami maknanya diperlukan suatu penuntun tafsiran pada konteks kekinian yang berkaitan erat dengan konteks situasional.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis P.11/09 Apr k
Uncontrolled Keywords: CARICATURE AND CARTOONS; POLITICS
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
N Fine Arts > NC Drawing Design Illustration
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Creators:
CreatorsNIM
KARDINA APRILIA, 070417502UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorHaryadi, Drs.,MsiUNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Prihastuti
Date Deposited: 04 Sep 2009 12:00
Last Modified: 27 Jul 2016 01:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/14998
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item