WACANA ATHEISME DALAM FILM (ANALISIS WACANA KRITIS ATHEISME DALAM FILM "NOVEL TANPA HURUF R" KARYA ARIA KUSUMA DEWA)

SYAFRIDA NURRACHM1 FEBRIYANTI, 070116531 (2005) WACANA ATHEISME DALAM FILM (ANALISIS WACANA KRITIS ATHEISME DALAM FILM "NOVEL TANPA HURUF R" KARYA ARIA KUSUMA DEWA). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2. Abstrak Fis K 07-06 Feb w.pdf

Download (298kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-febriyanti-1276-fisk_07-6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Salah satu fungsi agama dan karenanya orang memeluknya, adalah menciptakan harmoni sosial demi kesejahteraan bersama. Ironisnya, kekerasan yang melibatkan unsur agama justru banyak ditemukan dalam catatan sejarah umat manusia. Tindak kekerasan yang dilakukan oleh segolongan orang yang menamakan dirinya pemegang teguh ajaran agama itu justru menimbulkan asumsi bahwa hubungan antar-agama dipenuhi kekerasan dan teror. Fenomena tersebut menggambarkan hilangnya peran agama yang sebenarnya dan mengakibatkan ketidakpercayaan manusia terhadap Tuhan (atheisme), seperti yang dikisahkan dalam film Novel Tanpa Huruf "R". Sehingga mengundang tanya bagi peneliti untuk memahami makna apa yang ada dibalik representasi atheisme dalam film tersebut, yang dirumuskan dalam pertanyaan bagaimanakah representasi atheisme dalam film Novel Tanpa Huruf "R"? Dan muncul pula pertanyaan kedua yakni, wacana apa yang ingin disampaikan melalui representasi atheisme dalam film tersebut?. Kajian pustaka yang berhubungan dengan film, atheisme, dan masyarakat di Indonesia yakni, Keberadaan Film dalam Masyarakat, Agama dan Masyarakat Postmodernisme, Atheisme, Bahasa dan Simbol dalam Film, dan Critical Discourse Analysis (CDA) Metode penelitian yang digunakan adalah Critical Discourse Analysis dengan menggunakan pendekatan kognisi sosial (socio cognitive approach) oleh Teun A. van Dijk. Ada tiga dimensi yang menjadi acuan dalam menganalisa yakni, teks, kognisi sosial dan konteks sosial. Teknik pengumpulan data terdiri dari tiga cara yakni, rekaman vcd film Novel Tanpa Huruf "R", wawancara dengan Aria Kusumadewa sebagai sutradara sekaligus penulis skenario film tersebut, dan penelusuran literatur. Kesimpulannya, atheisme terjadi karena ketidakberdayaan seseorang dalam menghadapi kekerasan yang mengatasnamakan agama (termasuk SARA) sehingga melimpahkan seluruh gugatannya kepada Tuhan. Wacana yang disampaikan melalui film ini adalah kekerasan bukanlah sebuah solusi dalam menyelesaikan permasalahan. Penyelesaian dengan kekerasan akan menimbulkan kekerasan-kekerasan baru dan hanya akan memunculkan korban-korban baru Memanfaatkan kekuasaan Tuhan untuk melakukan kekerasan terhadap pihak lain akan mengakibatkan ketidakpercayaan korban kekerasan tersebut pada Tuhan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis K 07/06 Feb w
Uncontrolled Keywords: ATHEISM; MOTION PICTURE FILM
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Komunikasi
Creators:
CreatorsEmail
SYAFRIDA NURRACHM1 FEBRIYANTI, 070116531UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorYuyun Wahyu Izzati Surya, S.sos., MAUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dewi Rekno Ulansari
Date Deposited: 30 May 2006 12:00
Last Modified: 11 Jul 2017 00:29
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/15013
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item