LATAR BELAKANG PEMERINTAH RUSIA MERATIFIKASI PROTOKOL KYOTO

YUDHIT PERDANASARI, 070016359 (2006) LATAR BELAKANG PEMERINTAH RUSIA MERATIFIKASI PROTOKOL KYOTO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-yudhitperd-1468-fishi3-k.pdf

Download (302kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-yudhitperd-1468-fishi3-6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Protokol Kyoto merupakan satu protokol yang disusun guna mengurangi dampak pemanasan global yang tengah terjadi di bumi. Protokol Kyoto disusun untuk mengatur target kuantitatif penurunan emisi. Rusia merupakan negara pemegang peran kunci bagi pemberlakuan Protokol Kyoto dengan penolakan Amerika Serikat untuk meratifikasi Protokol ini. Protokol Kyoto telah tersusun semenjak tahun 1997 dan pada akhirnya mulai berlaku pada Pebruari 2005 dengan ratifikasi dari Pemerintah Rusia. Lambatnya Pemerintah Rusia untuk meratifikasi disebabkan oleh pertimbangan ekonomi. Karena dengan ikut serta dalam Protokol Kyoto berarti harus mampu membatasi produksi emisi karbondioksida yang terutama dihasilkan dari sektor perindustrian, dimana hal ini akan berakibat menurunnya sektor perekonomian. Skripsi ini berusaha untuk mencari tahu faktor-faktor apa yang melatarbelakangi keputusan Pemerintah Rusia untuk meratifikasi Protokol Kyoto. Dengan menggunakan teori persepsi, konsep kepentingan nasional dan berdasarkan pada teori kebijakan luar negeri, ditemukan bahwa terdapat dua faktor yang melandasi ratifikasi Protokol Kyoto oleh Pemerintah Rusia. yang pertama, faktor eksternal yang berasal dari lingkungan internasional, dalam hal ini organisasi internasional, kelompok internasional peduli lingkungan, serta pemerintah dari negara-negara yang telah terlebih dahulu meratifikasi Protokol Kyoto, yang mendesak dan menstimulus Pemerintah Rusia agar dengan segera meratifikasi Protokol Kyoto. Kedua, faktor internal, Pemerintah Rusia akan mendapatkan keuntungan dengan keikutsertaannya dalam mekanisme Protokol Kyoto yaitu emission trading yang dapat meningkatkan perekonomian Rusia. selama periode tahun 2008-2012 (periode pertama pelaksanaan Protokol Kyoto) melalui penjualan quota emisi yang dimiliki Rusia. Dengan demikian salah satu kepentingan nasional Rusia (ekonomi) akan dapat terlindungi melalui mekanisme Protokol Kyoto. Melalui analisis data-data, penelitian ini menemukan bahwa latar belakang dari ratifikasi Rusia didasarkan pada faktor eksternal serta faktor internal sesuai dengan hipotesis. Dengan demikian penelitian ini telah mengkonfirmasi dan membuktikan kedua hipotesis penelitian diatas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS HI. 34 /06 Per l
Uncontrolled Keywords: RUSSIA � GOVERNMENT POLICY
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG8011-9999 Insurance > HG8111-8123 Government policy. State supervision
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
YUDHIT PERDANASARI, 070016359UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorI Basis Susilo, Drs., M.A.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dewi Rekno Ulansari
Date Deposited: 19 Jul 2006 12:00
Last Modified: 11 Jul 2017 01:25
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/15027
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item