KEBIJAKAN IRAN MEMPERTAHANKAN PENGEMBANGAN PROGRAM NUKLIR MASA PRESIDEN AHMADINEJAD

RULY FITRAH NASRULLAH, 070216712 (2007) KEBIJAKAN IRAN MEMPERTAHANKAN PENGEMBANGAN PROGRAM NUKLIR MASA PRESIDEN AHMADINEJAD. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2007-nasrullahr-5529-fishi4-k.pdf

Download (325kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Program nuklir Iran pada masa pemerintahan Ahmadinejad merupakan lanjutan kebijakan dari pemerintahan Iran sebelumnya. Bahkan dimulai jauh sejak Syah Iran berkuasa sebelum akhirnya terguling dalam Revolusi Islam Iran. Program sempat terhenti ketika Perang Irak-Iran berkecamuk akibat penyerangan Irak terhadap instalasi nuklir di Bushehr. Setelah itu pemerintah Iran mengalami kesulitan mencari partner dalam membangun proyek tersebut. Pada akhirnya Rusia bersedia membantu Iran mengaktifkan kembali program itu, namun yang terjadi kemudian adalah penundaan atau suspension pada pemerintahan Khatami. Di tengah perdebatan tentang jangkauan penundaan dan kecurigaan adanya pelanggaran atas perjanjian non-proliferasi nuklir, pemerintahan Ahmadinejad memutuskan untuk melanjutkan program nuklirnya. Kemudian timbul permasalahan adalah mengapa pemerintahan Ahmadinejad tetap mempertahankan program pengembangan nuklir Iran. Permasalahan ini diteliti dengan sebuah desain penelitian yang memadukan kerangka analisis kebijakan luar negeri, konsep kepentingan nasional, image dan tekanan, serta alternatif kebijakan, sehingga dihasilkan hipotesis yang pada prinsipnya memuat hubungan kausal antara kebijakan pemerintahan Ahmadinejad mempertahankan program nuklir Iran dengan program nuklir sebagai alternatif kebijakan untuk penghematan dan adanya tekanan. Melalui desain penelitian yang sebenarnya masih parsial bila dibandingkan dengan kompleksitas persoalan yang diteliti, didapat beberapa temuan. Pertama, alasan pembenar pemerintahan Ahmadinejad dalam mempertahankan program nuklirnya karena program nuklir tersebut merupakan alternatif kebijakan yang ditujukan untuk penghematan energi dengan kepentingan ekonomi di dalamnya. Kedua, adanya kecenderungan tekanan terhadap program nuklir Iran membuat pemerintahan Ahmadinejad tetap mempertahankan program nuklirnya. Hal ini sesuai dengan kebijakan luar negeri Iran yang menolak segala bentuk intervensi atau dominasi asing.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis HI 49/07 Nas k
Uncontrolled Keywords: IRAN � FOREIGN RELATIONS; INTERNATIONAL RELATIONS
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD6958.5-6976 Industrial relations
J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ1305-2060 Scope of international relations. Political theory. Diplomacy > JZ1464-2060 Scope of international relations with regard to countries, territories, regions, etc.
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
RULY FITRAH NASRULLAH, 070216712UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDjoko Sulistyo, Drs., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dewi Rekno Ulansari
Date Deposited: 30 Nov 2007 12:00
Last Modified: 08 Sep 2016 03:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/15074
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item