PERSEPSI MAHASISWA ILMU SOSIAL TERHADAP PERGURUAN TINGGI SEBAGAI INSTITUSI PENDIDIKAN DAN PELUANG KERJA SELEPAS MENYELESAIKAN STUDI (Studi Deskriptif Pada Mahasiswa FISIP Universitas Airlangga

Boy Maulana Bonna, 079012798 (1997) PERSEPSI MAHASISWA ILMU SOSIAL TERHADAP PERGURUAN TINGGI SEBAGAI INSTITUSI PENDIDIKAN DAN PELUANG KERJA SELEPAS MENYELESAIKAN STUDI (Studi Deskriptif Pada Mahasiswa FISIP Universitas Airlangga. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-bonnaboyma-5692-fiss27-k.pdf

Download (392kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
15085.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Seperti yang telah dikemukakan dalam bab pendahuluan bahwa penelitian ini diawali oleh ketertarikan terhadap fenomena surplus sarjana lulusan program SI Ilmu Sosial. Kondisi tersebut disinyalir karena sarjana Ilmu Sosial kurang sepadan dengan kerja yang mengarah pada industrialisasi sesuai dengan arah pembangunan. Fenomena terjadinya surplus sarjana lulusan program SI Ilmu Sosial dan lapangan kerja juga teramati oleh mahasiswa Ilmu Sosial, akan tetapi Ilmu Sosial tetap dipilih sebagai bidang studi yang ditekuni dan sebagai kualifikasi untuk mendapatkan pekerjaan, padahal dengan kualifikasi tersebut pekerjaan sulit diperoleh sehingga menarik untuk diteliti. Penelitian ini diawali dengan permasalahan tentang (1) bagaimana karakteristik status ekonomi sosial mahasiswa llmu Sosial, (2) bagaimana persepsi mahasiswa llmu Sosial terhadap Perguruan Tinggi sebagai institusi pendidikan, (3) apa alasan yang melatarbelakangi mahasiswa memilih program studi Ilmu Sosial, (4) bagaimana persepsi peluang kerja setelah menyelesaikan studi pada mahasiswa Ilmu Sosial, dan (5) bagaimana upaya mengantisipasi kompetisi kerja selepas menyelesaikan studi. Teori yang digunakan untuk menjelaskan permasalahan adalah teori interaksionisme simbolik yang dikemukakan oleh Arnold Rose tentang proses awal terjadinya persepsi lewat pemahaman mahasiswa Ilmu Sosial terhadap simbol-simbol ketika berinteraksi. Kemudian untuk menjelaskan pengertian persepsi digunakan teori tentang persepsi yang ditemukan oleh Paul B. Horton untuk melihat teori tentang fungsi manifes dan laten dari Pendidikan Tinggi bagi individu. Setelah itu digunakan juga teori kredensial yang dikemukakan oleh Collins tentang kredensialisme yang terjadi akibat krisis surat kepercayaan dan tuntutan terhadap kualifikasi pendidikan tinggi sebagai syarat untuk memperoleh pekerjaan . Dore juga menambahkan teori tentang penyakit diploma yang telah menggejala di seluruh bangsa di dunia. Selain itu juga digunakan teori yang dikemukakan oleh Probbins tentang tipe keluarga untuk melihat komunikasi antara anak dan orang tua ketika memilih program studi Ilmu Sosial sebagai bidang studi. Kemudian diteruskan teori dari Freeman tentang skala prestise suatu pekerjaan di dalam masyarakat, dan berdasarkan skala NORC tersebut jenis pekerjaan yang diinginkan oleh mahasiswa Ilmu Sosial dilihat dari nilai prestisenya. Terakhir menggunakan teori yang dikemukakan oleh Alexander M. Mood untuk menjelaskan tentang Indeks Prestasi berperan dalam upaya memperoleh pekerjaan bagi mahasiswa Ilmu Sosial. Lokasi penelitian ini di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga diambil sampel mahasiswa program studi SI Ilmu Sosial angkatan 1993 dan angkatan 1996, karena angkatan 1993 hampir menyelesaikan studi dan angkatan 1996 baru mulai studi, sehingga diharapkan terdapat varisasi data yang ditemukan. Responden penelitian ini sebanyak 72 orang yang diambil dengan teknik quota sampling. karena ingin diperoleh jumlah responden berdasarkan angkatan, jenis kelamin, dan program studi dalam proporsi lama, sehingga diharapkan faktor yang berpengaruh terhadap hasil penelitian dapat ditekan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara berstruktur, selain itu juga menggunakan depth interview, untuk mendapatkan data kualitatif yang mendukung jawaban permasalahan. Hasil penelitian menemukan asal jurusan mahasiswa Ilmu Sosial ketika SLTA adalah Al, A2, dan A3, dan pada mahasiswa angkatan 1996 lebih dari separoh berasal dari jurusan A3 ketika SLTA. Lebih dari sepertiga (40,27 %) pendidikan terakhir orang tua mahasiswa Ilmu Sosial adalah SLTA. Sedangkan pekerjaan utama orang tua adalah sebagai karyawan dan wiraswasta. Persepsi mahasiswa Ilmu Sosial terhadap Perguruan Tinggi sebagai institusi pendidikan adalah sebagai tempat menambah ilmu (51,395), dan mahasiswa Ilmu Sosial melanjutkan pendidikan pada program S1 karena untuk memperoleh ilmu, kemudian gelar yang dapat digunakan untuk memperoleh pekerjaan, pendapatan tinggi, dan status sosial yang meningkat, sehingga terjadi gejala penyakit diploma. Alasan mahasiswa memilih program studi Ilmu Sosial sebagai bidang studi karena mudah ditembus (52,77%) dan sesuai dengan minat (31,11%). Persepsi mahasiswa Ilmu Sosial terhadap peluang kerja adalah banyak peluang (54,17%), akan tetapi memiliki sedikit informasi jenis pekerjaan yang relevan dengan bidang studi yang ditekuni (58,33%). Sedangkan jenis pekerjaan yang diinginkan oleh mahasiswa Ilmu Sosial selepas studi adalah bervariasi, dan ditemukan sebagai pegawai bank (13,89%), meski di luar bidang studi mahasiswa Ilmu Sosial. Mahasiswa Ilmu Sosial memandang bahwa memperoleh pekerjaan saat ini sulit (90,28%), bahkan tidak cukup dengan gelar sarjana saja (93,05%), sehingga terjadi gejala krisis surat kepercayaan. Antisipasi yang dilakukan untuk memperoleh peluang kerja adalah dengan prestasi belajar dan relasi (38,89%), kemudian pengalaman kerja (30,56%), lalu terlibat dalam kegiatan organisasi (11,11%), dan mengikuti kursus keterampilan (5,56%).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis S 27/07 Bon p
Uncontrolled Keywords: JOB VACANCIES; PERSONNEL MANAGEMENT
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF698-698.9 Personality
L Education > LH College and school magazines and papers > LH1-9 College and school magazines and papers
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
Boy Maulana Bonna, 079012798UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSutinah, Dra., MS.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dewi Rekno Ulansari
Date Deposited: 02 Jan 2008 12:00
Last Modified: 04 Jul 2017 21:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/15085
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item