STRATEGI ADAPTASI PENGUSAHA TENUN IKAT DALAM KEGIATAN EKONOMI DI DESA PARENGAN KECAMATAN MADURAN KABUPATEN LAMONGAN

FATCHUR ROZI, 070710329 (2012) STRATEGI ADAPTASI PENGUSAHA TENUN IKAT DALAM KEGIATAN EKONOMI DI DESA PARENGAN KECAMATAN MADURAN KABUPATEN LAMONGAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-rozifatchu-26230-10.-abst-k.pdf

Download (307kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
15116.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tenun ikat merupakan kerajinan yang dibuat dengan alat tenun bukan mesin (ATBM) yang dikelola oleh masyarakat. Seni kerajinan tenun ikat berwarna warni dan kaya akan motif hias, dikerjakan oleh para perajin hampir di seluruh daerah di Indonesia yang setiap tenunannya berciri khas sesuai dengan budaya setempat. Alasan peneliti memilih obyek penelitian tersebut karena usaha yang dikerjakan sebagian besar masyarakat Desa Parengan Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan telah menunjukkan eksistensinya hingga saat ini, sehingga industri tenun ikat tersebut ditetapkan sebagai produk unggulan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya-upaya pengusaha tenun ikat dalam mempertahankan usahanya agar dapat berkembang dan mampu bersaing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif yang membahas tentang upaya-upaya dan strategi yang dilakukan oleh para pengusaha tenun ikat yang bersifat ekonomi maupun non-ekonomi untuk mempertahankan dan memperluas usaha tenun ikat di tengah persaingan yang cukup ketat dengan para pengusaha di sentra industri kecil lainnya. Hasil dari penelitian ini bahwa strategi adaptasi pengusaha tenun ikat terbentuk karena mereka menghadapi kerasnya persaingan yang ketat dan hambatan yang seringkali menekan kehidupan mereka untuk dapat bekerja sesuai dengan kreativitas mereka. Simpulan dari penelitian ini adalah upaya-upaya untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi. Strategi pengadaan modal yaitu menggunakan uang dan tabungan sendiri, melakukan pinjaman uang di kerabat dan bank BRI atau Bank Mandiri, dan cara menerima Down Prepayments. Strategi pengadaan bahan baku yaitu dengan menjalin hubungan dengan para pedagang bahan baku yang dilakukan secara personal, meminjam bahan baku berupa pewarna dan benang khusus tenun ikat kepada teman atau kerabat, pemesan tersebut wajib menyediakan seperempat dari jumlah bahan baku berupa benang dan pewarna. Strategi memperoleh tenaga kerja dengan menghubungi penenun ke Desa-Desa lain, memberikan pekerjaan kepada para pekerja dengan sistem borongan, dan strategi memasarkan hasil tenun ikat yaitu distribusi mandiri, distribusi ke pedagang, ditribusi ke kontrak. Upayaupaya tersebut merupakan strategi adaptasi yang dilakukan agar dapat bertahan hidup dan mengembangkan usaha tenun ikat di tengah persaingan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS.ANT.19/12 Roz s
Subjects: T Technology > TX Home economics > TX1-1110 Home economics
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsEmail
FATCHUR ROZI, 070710329UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDrs. Mohammad Adib, MAUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 31 Jan 2013 12:00
Last Modified: 04 Jun 2017 21:52
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/15116
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item