MENGUKUR BULLWHIP EFFECT DISTRIBUSI JAMU TRADISIONAL SERBUK DAN USULAN PERBAIKANNYA MENGGUNAKAN DIAGRAM SEBAB-AKIBAT (Studi pada PT. Payung Pusaka Mandiri)

GUNTUR WILIS ARDHI PAMUNGKAS, 040710198 (2012) MENGUKUR BULLWHIP EFFECT DISTRIBUSI JAMU TRADISIONAL SERBUK DAN USULAN PERBAIKANNYA MENGGUNAKAN DIAGRAM SEBAB-AKIBAT (Studi pada PT. Payung Pusaka Mandiri). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (439kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2012-pamungkasg-19905-b79-12.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Supply chain management merupakan pendekatan dalam rantai pasok yang bertujuan mengelola rantai pasok agar koordinasi dan sinkronisasi antara upstream dan downstream berjalan baik. Aliran informasi dan koordinasi antara upstream dan downstream yang kurang baik menyebabkan terjadinya distrosi informasi. Dampak dari distorsi informasi yang terjadi dapat menimbulkan peningkatan variabilitas permintaan atau disebut bullwhip effect. Peningkatan variabilitas permintaan dapat menyebabkan ketidakefisienan pada rantai pasok. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengidentifikasi penyebab bullwhip effect pada produk jamu, serta memberikan usulan perbaikan untuk mengurangi bullwhip effect pada produk jamu khususnya jamu Sehat Wanita, Pegal Linu, Bersih Darah, Galian Singset, dan Sawanan, yang merupakan produk jamu unggulan PT. Payung Pusaka Mandiri. Hasil penelitian indeks bullwhip effect diukur menggunakan agregasi data menurut metode pengukuran bullwhip effect Fransoo dan Wouters. Indeks bullwhip effect ω2 (average) menghasilkan nilai 1,473 untuk tahun 2009 dan 1,564 untuk tahun 2010. Sedangkan, indeks bullwhip effect ω4 menghasilkan nilai 1,508 untuk tahun 2009 dan 1, 374 untuk tahun 2010. Hal tersebut menunjukkan terjadinya bullwhip effect pada rantai pasok jamu. Berdasarkan analisa penyebab bullwhip effect menggunakan diagram sebab akibat, ditemukan penyebab utama bullwhip effect yaitu koordinasi, Lead Time, Demand Forecast Updating, harga, dan event. Usulan perbaikan yang dapat diberikan untuk mengurangi bullwhip effect adalah memilih supplier cadangan, menggunakan teknologi informasi, single forecast oleh manufaktur, membagi dan mengatur informasi permintaan konsumen, memperbaiki metode peramalan, dan membuat pola permintaan yang lebih stabil.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B 79/12 Pam m.
Uncontrolled Keywords: QUALITY OF PRODUCTS; COST CONTROL
Subjects: T Technology > TS Manufactures > TS156 Quality control and management
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
GUNTUR WILIS ARDHI PAMUNGKAS, 040710198UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorFebriana Wurjaningrum, SE., MTUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Bambang Husodo
Date Deposited: 04 Apr 2012 12:00
Last Modified: 19 Jul 2016 04:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/1518
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item