TINDAKAN SOSIAL MAHASISWI TERHADAP JAJANAN TRADISIONAL (Studi deskriptif : Pada Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga)

Devy Arianty Widyastuti, 070810608 (2012) TINDAKAN SOSIAL MAHASISWI TERHADAP JAJANAN TRADISIONAL (Studi deskriptif : Pada Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2012-widyastuti-21264-6.abstr-.pdf

Download (123kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2012-widyastuti-21264-1.FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi dengan adanya fenomena tindakan sosial mahasiswi terhadap jajanan tradisional, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya. Di zaman globalisasi, semakin berkembangnya makanan modern siap saji (fastfood), dan semakin langkanya ditemukan generasi muda saat ini yang mengkonsumsi jajanan tradisional, hal ini disebabkan faktor lingkungan yang modern sehingga memunculkan sifat gengsi (prestige) dan gaya hidup (lifestyle). Pada penelitian ini memfokuskan permasalahan tentang bagaimana mahasiswi memaknai jajanan tradisional dan tindakan sosial yang dilakukan mahasiswi agar jajanan tradisional tetap eksis di zaman modern. Melalui dua teori, Teori Konstruksi Sosial oleh Peter L. Berger dan Teori Tindakan Sosial oleh Max Weber. Menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan paradigma definisi sosial, dan teknik penentuan informan menggunakan purposive di mana suatu penentuan informan berdasarkan tujuan atau pertimbangan tertentu pada mahasiswi FEB Unair. Untuk pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan bantuan data sekunder seperti internet dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapat, peneliti menghasilkan temuan data. Mahasiswi dengan uang saku tinggi dan keluarga jarang memperkenalkan jajanan tradisional, cenderung mempengaruhi tindakan sosial mereka yang mengkonsumsi makanan modern yang dianggap lebih prestige dibandingkan mengkonsumsi jajanan tradisional yang di anggap tidak memiliki nilai yang tinggi dan mahasiswi dengan uang saku tinggi dan keluarga sering memperkenalkan jajanan tradisional, mereka memilih tindakan sosial cenderung mewakili jajanan tradisional yang dianggap mempunyai nilai tinggi dan harga terjangkau, walaupun masih menganggap bahwa jajanan modern bisa meningkatkan prestige. Tindakan agar jajanan tradisional tetap eksis adalah bazar, arisan, tahlilan, selamatan, lebaran, seminar

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS.S.39/12 Wid t
Uncontrolled Keywords: TRADITIONAL FOOD
Subjects: T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Devy Arianty Widyastuti, 070810608UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorHerwanto, Drs. , MAUNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 09 Nov 2012 12:00
Last Modified: 07 Sep 2016 08:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/15264
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item