ADAPTASI SOSIAL EKONOMI WARGA TIONGHOA Studi Deskriptif Pada Warga Tionghoa Perantau Yang Bertempat Tinggal Di Kec. Mayangan, Probolinggo

DELIA RATNA SUSITA, 070810186 (2012) ADAPTASI SOSIAL EKONOMI WARGA TIONGHOA Studi Deskriptif Pada Warga Tionghoa Perantau Yang Bertempat Tinggal Di Kec. Mayangan, Probolinggo. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2012-susitadeli-21246-6.abstr-.pdf

Download (129kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2012-susitadeli-21246-1.FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini berawal dari sebuah gejala sosial di mana masuknya suku pendatang kedaerah tertentu yang ditempati oleh bangsa suku lain dan akan melahirkan kontak sosial atau hubungan sosial diantara mereka. Proses adaptasi yang seperti inilah yang dilakukan oleh warga Tionghoa perantau dari Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau yang bertujuan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat setempat Probolinggo agar mereka bisa lebih diterima dan dapat tinggal di daerah tersebut. Mereka melakukan itu semua agar dapat bertahan hidup di Kota Probolinggo. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan penelitian yaitu “Adaptasi sosial ekonomi apakah yang dilakukan warga Tionghoa perantau, serta apa yang melatarbelakangi warga Tionghoa perantau dalam melakukan adaptasi sosial ekonomi di pemukiman baru.” Studi tentang Adaptasi Sosial Ekonomi Warga Tionghoa Perantau ini menggunakan teori Interaksionisme Simbolis dari Herbert Blumer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma definisi sosial. Sementara untuk menggali data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara (indepth interview) dan observasi. Untuk menentukan informan, peneliti menggunakan metode purposive yang telah ditentukan kriterianya. Data yang didapat dari para informan dan hasil observasi akan dijabarkan dan kemudian dianalisis dengan menggunakan metode dan prosedur penelitian kualitatif. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa sebagai orang baru di lingkungan Probolinggo, warga Tionghoa perantau pasti akan bersentuhan langsung dengan masyarakat setempat. Oleh karena itu, warga Tionghoa perantau melakukan adaptasi dengan masyarakat setempat dengan melakukan berbagai pendekatan. Tujuan pendekatan tersebut, agar dapat diterima dan bisa hidup survive (bertahan) di lingkungan yang baru. Seperti halnya proses adaptasi yang dilakukan oleh kelima responden, yaitu Ibu LI, Ibu YE, Ibu AT, Bapak SU dan Bapak SK. Keberadaan mereka di daerah perantauan membuat mereka harus bisa beradaptasi dengan baik dan dapat menyesuaikan dengan segala keadaan yang ada di Kota Probolinggo. Adapun berbagai cara telah dilakukan warga Tionghoa perantau ini untuk dapat beradaptasi, salah satunya dengan melakukan proses adaptasi melalui proses adaptasi sosial meliputi: bahasa, pendidikan, perkawinan dan agama, makanan, sistem kemasyarakatan serta proses adaptasi ekonomi. Proses interaksi sosial ini dilakukan oleh warga Tionghoa perantau agar adaptasi mereka di Kota Probolinggo bisa lebih sempurna. Ini semua dilakukan agar mereka bisa diterima baik oleh masyarakat Probolinggo. Dan diharapkan hubungan antara warga Tionghoa perantau dan masyarakat Probolinggo bisa berjalan dengan baik dan terjauh dari berbagai konflik yang banyak terjadi antara warga Tionghoa dan warga pribumi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS.S.47/12 Sus a
Uncontrolled Keywords: SOCIO ECONOMICS
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory > HB1-3840 Economic theory. Demography
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
DELIA RATNA SUSITA, 070810186UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDoddy Sumbodo Singgih, Drs. , M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 09 Nov 2012 12:00
Last Modified: 08 Sep 2016 07:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/15280
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item