KETERBACAAN PRESS RELEASE SILOAM HOSPITALS SURABAYA (Tingkat Keterbacaan Press Release yang Dikeluarkan Oleh Public Relations Siloam Hospitals Surabaya Selama Tahun 2011 Menggunakan Cloze Procedure)

Niken Febrina Ernungtyas, 070810001 (2012) KETERBACAAN PRESS RELEASE SILOAM HOSPITALS SURABAYA (Tingkat Keterbacaan Press Release yang Dikeluarkan Oleh Public Relations Siloam Hospitals Surabaya Selama Tahun 2011 Menggunakan Cloze Procedure). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2012-ernungtyas-24070-abstract.pdf

Download (306kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2012-ernungtyas-20434-fis.k.02-kFULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan keterbacaan press release Siloam Hospitals Surabaya. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur seberapa mudah informasi dari organisasi, berupa press release, dipahami oleh wartawan yang meliput event di organisasi tersebut. Setiap public relations tentu ingin pemberitaannya dimuat media massa. Selain pembiayaan yang rendah, publisitas dinilai lebih kredibel dan objektif daripada beriklan. Tetapi dalam membaca teks press release wartawan tidak terlepas dari pengalaman-pengalamannya yang mempengaruhi pemahaman terhadap teks tersebut. Oleh karena itu, rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat keterbacaan press release yang dikeluarkan oleh public relations Siloam Hospitals Surabaya selama tahun 2011 dengan menggunakan Cloze Procedure. Sehingga terdapat 3 press release yang digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Teori yang digunakan adalah teori informasi dari Shanon dan Weaver yang berbicara mengenai pengiriman sejumlah informasi yang maksimum melalui saluran yang ada untuk membawa informasi. Metode yang digunakan adalah metode readability dengan menggunakan teknik Cloze Procedure. Penelitian ini menggunakan sampel total sampling dengan jumlah 20 wartawan. Hasilnya, teknik Cloze Procedure memberikan kategori standar pada ketiga press release yang diujikan. Standar disini diartikan tidak susah dan tidak mudah dipahami. Usia 26-29 tahun lebih mudah memahami press release, begitu pula responden yang telah bekerja selama 1-5 tahun dan yang mengisi cloze test dengan durasi 9-13 menit dan 14-18 menit. Redudansi yang dilakukan setiap responden untuk mengisi cloze test berbeda-beda dikarenakan prior knowledge, recall process dan retention juga berbeda. Responden cenderung tidak memahami istilah kedokteran dan kalimat majemuk yang panjang dalam press release.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.K.02/12 Ern k
Uncontrolled Keywords: CLOZE PROSEDURE
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD59-59.6 Public relations. Industrial publicity
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Komunikasi
Creators:
CreatorsEmail
Niken Febrina Ernungtyas, 070810001UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorIGAK Satrya Wibawa, Drs. , M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 28 Jun 2012 12:00
Last Modified: 14 Sep 2016 04:31
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/15406
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item