Makna Perpustakaan Sekolah bagi Penyandang Tunanetra di Yayasan Pendidikan Anak � Anak Buta Surabaya

CAHYA YUSNITA, 070810595 (2012) Makna Perpustakaan Sekolah bagi Penyandang Tunanetra di Yayasan Pendidikan Anak � Anak Buta Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-yusnitacah-23075-7.abstrak.pdf

Download (208kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2013-yusnitacah-23075-1.FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Makna Perpustakaan Sekolah bagi Penyandang Tunanetra di Yayasan Pendidikan Anak-Anak Buta Surabaya merupakan judul dari penelitian ini, dimana isi dari penelitian ini mengenai bagaimana penyandang tunanetra yang telah diberi hak akses informasi di perpustakaan khususnya perpustakaan sekolah memaknai perpustakaan sekolah sebagai tempat yang pernah mereka kunjungi. Penelitian ini berangkat dari permasalahan bahwa saat ini mulai bermunculan perpustakaan yang diperuntukan bagi penyandang tunanetra, serta pemanfaatan koleksi oleh penyandang tunanetra, tidak dapat dipungkiri bahwa penyandang tunanetra adalah individu yang memiliki keterbatasan visual dalam hidupnya, sehingga ada kemungkinan keterbatasan visual yang dimilikinya mengakibatkan kemampuan mengkonsepsi dunia sekitar mengalami ketergangguan. Kerangka pemikiran berpedoman pada teori konstuksi sosial Peter L. Berger dan T. Luckman dimana dalam mengkonsepsi sebuah makna selalu berpijak pada kenyataan obyektif dan kenyataan subyektif. Kenyataan obyektif ini akan mempengaruhi kembali kenyataan subyektif melalui proses internalisasi yang tidak terlepas dari psoses sosialisasi yang berpengaruh terhadap proses eksternalisasi pada nantinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi yang berusaha mengungkap makna pada dunia keberpengalaman informan di balik kesadaran. Tehnik pengambilan informan menggunakan tehnik key person terlebih dahulu, selanjutnya informan dipilih menggunakan tehnik snow ball sampling dengan mempertimbangkan bahwa informan merupakan siswa yang pernah dan sedang mempergunakan perpustakaan sekolah. Proses pengumpulan data menggunakan indept interview, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menghasilkan 2 tipologi yakni Library Positive Feeling yang mendapatkan sosialisasi dengan melibatkan agen sosialisasi yakni keluarga, teman, dan guru dalam proses internalisasinya, dan cenderung memanfaatkan perpustakaan secara menyeluruh pada koleksinya sebagai proses eksternalisasi, serta cenderung memaknai perpustakaan sebagai hal-hal positif. Tipe kedua yakni Library Negative Feeling yang sama-sama mendapatkan sosialisasi dengan melibatkan agen sosialisasi yakni orang tua, teman, dan guru dalam proses internalisasinya, cenderung memanfaatkan perpustakaan hanya terfokus pada beberapa jenis koleksi saja, serta cenderung memaknai perpustakaan sebagai hal-hal negatif, artinya tipe ini kurang menyukai keberadaan perpustakaan yang diakibatkan keterbatasan fisik dalam menggunakana perpustakaan terutama pada jenis koleksi manual.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS.IIP.02/12 Yus m
Uncontrolled Keywords: BLIND COMMUNITY ; SCHOOL LIBRARY
Subjects: Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z719 Libraries (General)
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Informasi dan Perpustakaan
Creators:
CreatorsEmail
CAHYA YUSNITA, 070810595UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorFitri Mutia, , A.KS., M. Si.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 17 Sep 2012 12:00
Last Modified: 19 Sep 2016 08:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/15475
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item