INTERAKSI PEMERINTAH DAN MASYARAKAT DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM PENANGGULANGAN GIZI BURUK DI KOTA SURABAYA: KAJIAN BIOPOLITIK

NURUL MAULINA ROBAYANI, 070913040 (2013) INTERAKSI PEMERINTAH DAN MASYARAKAT DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM PENANGGULANGAN GIZI BURUK DI KOTA SURABAYA: KAJIAN BIOPOLITIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-robayaninu-24270-7.abstra-.pdf

Download (169kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2013-robayaninu-24270-1.FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Biopolitik ditujukan untuk meningkatkan derajat kesehatan populasi melalui tindakan-tindakan politik. Bentuk-bentuk pengaturan kesehatan yang dilakukan pemerintah melalui normalisasi dan pendisiplinan tubuh populasi sejalan dengan tatanan kesehatan universal. Intervensi tersebut menentukan keadaan biologis populasi dan kultur masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung. Masalah gizi buruk bukan hanya masalah kesehatan yang timbul hanya di daerah pedesaan dan wilayah terpencil. Nyatanya, kota besar seperti Surabaya tidak luput dari gizi buruk. Gizi buruk sering dikaitkan dengan ketidakmampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan yang bergizi akibat kemiskinan dan adanya infeksi. Gizi buruk harus ditangani secara serius karena menyangkut kualitas hidup masyarakat. Desentralisasi dianggap sebagai modal politik pemerintah untuk memperbaiki dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat lewat berbagai program, namun prevalensi penderita gizi buruk masih juga tinggi. Gizi buruk ternyata tidak hanya disebabkan oleh masalah kemiskinan, kekurangan pangan, dan infeksi saja. Aspek kultural juga turut mempengaruhi terjadinya gizi buruk lewat pengetahuan tentang kesehatan dan makanan dalam konteks budaya setempat. Pengetahuan budaya ini tidak sesuai dengan prinsip dalam biopolitik, sehingga menyebabkan penanganan gizi buruk yang dilakukan oleh pemerintah belum mencapai hasil yang memuaskan. Penelitian ini membahas tentang bagaimana implementasi regulasi Pemerintah Kota terhadap penanggulangan gizi buruk di Surabaya dan bagaimana pemahaman masyarakat yang menderita gizi buruk tentang gizi dan gizi buruk. Dengan menggunakan pendekatan biopolitik, penelitian kualitatif ini mendeskripsikan implementasi program penanggulangan gizi buruk yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Surabaya dan penyebab kurang berhasilnya kebijakan kesehatan ditinjau dari aspek sosio-kultural masyarakat setempat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS.P.22/13 Rob i
Uncontrolled Keywords: MALNUTRITION
Subjects: T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
NURUL MAULINA ROBAYANI, 070913040UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSiti Aminah, Dr., Dra., MA.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 07 May 2013 12:00
Last Modified: 20 Sep 2016 07:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/15591
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item