IMPLEMENTASI METODE DISTRIBUTION REQUIREMENT PLANNING (DRP) UNTUK MENCAPAI EFISIENSI (STUDI KASUS PADA PT ANUGERAH AGUNG PERTAMA PERKASA)

NASIRUL BULDAN, 040810282 (2012) IMPLEMENTASI METODE DISTRIBUTION REQUIREMENT PLANNING (DRP) UNTUK MENCAPAI EFISIENSI (STUDI KASUS PADA PT ANUGERAH AGUNG PERTAMA PERKASA). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (324kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Di masa free trade area ini, perusahaan dituntut memiliki kinerja yang baik di dalam bidang usaha, tak terkecuali distributor. Distributor dituntut untuk selalu tepat waktu dalam menyalurkan produk agar tidak terjadi kekosongan stok di pasar. Konsumen akan merasa puas terhadap pelayanan distributor, jika produk yang mereka pesan tiba tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat mutu. PT Anugerah Agung Pertama Perkasa adalah perusahaan distributor besi beton yang memiliki masalah pada proses distribusi produknya. Pendistribusian besi beton yang dilakukan perusahaan lebih berdasarkan pada perkiraan yang dilakukan secara manual. Hal ini menyebabkan permintaan yang sangat fluktuatif dan sulit diprediksi, sehingga permintaan untuk masing-masing jenis produk kurang terkontrol dan berpengaruh juga terhadap biaya distribusi produk. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan penjadwalan aktivitas pendistribusian produk supaya terkoordinasi dengan baik sehingga dapat mencapai efisiensi biaya. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu metode Distribution Requirement Planning (DRP). DRP adalah suatu rencana penjadwalan kebutuhan untuk mengisi persediaan pada distribution center. Pada metode ini menggunakan tiga teknik penentuan lot size, yaitu Lot for Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ), dan Fixed Order Quantity (FOQ). Dari hasil penelitian ini, didapatkan total biaya distribusi produk menurut metode perusahaan sebesar Rp 414.378.000,- dan menurut metode DRP dengan lot size LFL, EOQ, dan FOQ secara berturut-turut yaitu sebesar Rp 380.491.500,- , Rp 375.264.500,- , dan Rp 391.044.000,- pada tahun 2011. Dari hasil tersebut dapat diketahui biaya distribusi yang paling efisien adalah dengan metode DRP dengan lot size EOQ. Terjadi penurunan biaya distribusi sebesar Rp 39.113.500,- atau 9,4%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 B. 241/12 Bul i
Uncontrolled Keywords: BUDGETS
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH334 Economic aspects. Finance
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
NASIRUL BULDAN, 040810282UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorYetty Dwi Lestari, S.E., M.T.,UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Bambang Husodo
Date Deposited: 18 Oct 2012 12:00
Last Modified: 28 Jul 2016 02:06
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/1562
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item