EFEK MENONTON TAYANGAN FILM KARTUN “CRAYON SHINCHAN” TERHADAP PERILAKU ANAK DENGAN ORANG TUA (Studi Kasus Pada Sekolah Dasar Yayasan Wisma Semen Gresik)

Angga Pradana, 070517608 (2013) EFEK MENONTON TAYANGAN FILM KARTUN “CRAYON SHINCHAN” TERHADAP PERILAKU ANAK DENGAN ORANG TUA (Studi Kasus Pada Sekolah Dasar Yayasan Wisma Semen Gresik). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (198kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dewasa ini media televisi menjadi media yang paling digemari oleh masyarakat, baik orang tua maupun anak-anak. Salah satu tayangan televisi yang diperuntukkan oleh anak-anak adalah tayangan film kartun. Sebagai individu yang terus berkembang, anak-anak banyak menyerap apa yang ada di sekitarnya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dari tayangan televisi. Salah satu film kartun yang digemari oleh anak-anak adalah “Crayon Shinchan”, namun film ini banyak mendapat protes penerbitannya oleh para orang tua, karena dalam film ini terdapat nilai-nilai yang tidak baik untuk anak-anak. Kontroversi dan tingkat kegemaran anak-anak terhadap film ini menjadi alasan peneliti mengangkat film kartun “Crayon Shinchan”. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh tayangan film kartun Crayon Shincha terhadap interaksi siswa SD Yayasan Wisma Semen Gresik dengan orang tua. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD Yayasan Wisma Semen Gresik, yang berusia 9-11 tahun dan masih duduk dibangku kelas 3-5. Sampel yang penelitian ini adalah 103 siswa, yang diambil menggunakan metode purposive stratified random sampling. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Sumber data didapat dari sumber primer, yaitu siswa kelas 3-5 SD Yayasan Wisma Semen Gresik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1). Terdapat dampak yang signifikan antara menonton film kartun Crayon ShinChan terhadap interaksi anak dengan orangtua, yaitu bahwa semakin sering, semakin lama, dan semakin serius (frekuensi, durasi, dan atensi) seorang anak dalam menonton film kartun Crayon ShinChan, maka semakin tinggi tingkat peniruan (kata-kata dan perbuatan) dan perilaku menjengkelkan pada diri anak ketika sedang berbicara dengan orangtua. 2). Frekuensi, durasi, dan atensi menonton tayangan film kartun Crayon ShinChan tidak berdampak signifikan terhadap perilaku anak dengan orangtua. 3). Dampak frekuensi, durasi, dan atensi pada anak laki-laki dan perempuan terhadap interaksi orangtua dengan anak tidak berbeda, tetapi anak laki-laki memiliki kecenderungan untuk berperilaku menjengkelkan orang tua dibandingkan anak perempuan. Penelitian menunjukkan bahwa menonton tayangan film kartun Crayon ShinChan tidak ada perubahan perilaku yang signifikan terhadap perilaku anak dengan orangtua.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS.K.41/13 Pra e
Uncontrolled Keywords: FILM
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM1001-1281 Social psychology > HM1106-1171 Interpersonal relations. Social behavior
P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P87-96 Communication. Mass media
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Komunikasi
Creators:
CreatorsEmail
Angga Pradana, 070517608UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorYuyun Wahyu Izzati Surya, M.A.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Prihastuti
Date Deposited: 04 Jun 2013 12:00
Last Modified: 28 Jul 2016 06:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/15637
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item