GERAKAN SOSIAL POLITIK OMAH TANI DI KABUPATEN BATANG

RIZCA YUNIKE PUTRI, 070810037 (2012) GERAKAN SOSIAL POLITIK OMAH TANI DI KABUPATEN BATANG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2012-putririzca-22006-5.abstr-k.pdf

Download (298kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Runtuhnya rezim Orde Baru menjadi sebuah titik tolak bagi kebangkitan gerakan organisasi rakyat di berbagai sektor seperti buruh, petani dan nelayan yang selama ini diam. Adanya keterbukaan dan minimnya tindakan represif pada petani di era reformasi semakin memberi peluang bagi mereka untuk melakuakan gerakan yang bersifat sosial politik. Gerakan petani di Batang menjadi salah satu kasus yang muncul di era reformasi. Diawali dengan masalah kelangkaan dan konflik ketersediaan tanah yang terbatas jumlahnya tidak seimbang dengan kebutuhan manusia khususnya petani yang memiliki anggapan bahwa tanah memiliki arti sebagai sumber ekonomi petani. Melalui wadah kolektif bernama Omah Tani, para petani di Kabupaten Batang berusaha mengambil kembali hak atas tanah mereka yang telah diakusisi oleh negara selama masa Orde Baru. Gerakan sosial yang awalnya sebatas aksi reklaiming dan aksi massa berkembang menjadi gerakan politik formal untuk menguasai jabatan-jabatan publik dan strategis baik itu eksekutif (mulai di tingkat pemerintahan desa hingga kabupaten) dan legislatif (DPRD Kabupaten Batang) untuk memperlancar gerakan mereka. Melalui pendekatan kualitatif dengan wawancara dan dokumentasi sebagai upaya pngumpulan data, serta mengambil subyek gerakan sosial politik yang dilakukan oleh Omah Tani. Penelitian ini mendeskripsikan gerakan sosial politik yang dilakukan oleh Omah Tani. Dengan fokus pada tiga permasalahan utama yaitu pola gerak, pencapaian dan implikasi gerakan yang dilakukan dalam batasan tahun 2007 hingga tahun 2011. Kesimpulan yang dapat diperoleh, gerakan petani bukan lagi diakibatkan hubungan ekploitatif tapi juga karena adanya keterbukaan sistem yang memberikan peluang kepada petani untuk melakukan pergerakan tidak hanya diam seperti gaya petani asia tenggara dan masuk dalam struktur politik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS.P.50/12 Put g
Uncontrolled Keywords: SOCIETIES; POLITICS AND CULTURE
Subjects: J Political Science
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Creators:
CreatorsEmail
RIZCA YUNIKE PUTRI, 070810037UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorPriyatmoko., Drs. , MAUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Mudjiono Mudj
Date Deposited: 26 Dec 2012 12:00
Last Modified: 06 Sep 2016 06:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/15656
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item