MAKNA PEMBERIAN MARGA DALAM ADAT BATAK TOBA (Studi Kasus kepada Perantau Batak Toba di Surabaya)

EVANGELINE RIRISANNA HUTABALIAN, 070917076 (2014) MAKNA PEMBERIAN MARGA DALAM ADAT BATAK TOBA (Studi Kasus kepada Perantau Batak Toba di Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-hutabalian-30773-6.abstr-k.pdf

Download (136kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
Fis. ANT. 31-14 Hut m.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Masyarakat Batak Toba banyak dijumpai di kota perantauan seperti dikota Surabaya, mereka merantau untuk mendapatkan perubahan dalam meningkatkan kualitas hidup. Budaya dan ciri khas seperti pernikahan antar suku dikalangan muda mudi di Surabaya tidak mengenal batas suku, kedaerahan, kemudian timbul suatu permasalahan bagaimana para penerima marga dari berbagai etnis di Surabaya memaknai adat pemberian marga serta pemahaman oleh si penerima marga yang terpilih tersebut memaknai upacara pemberian marga. Melalui permasalan ini teori Geertz tentang kebudayaan sebagai sistem kognitif serta sistem makna dan kebudayaan sebagai sistem nilai dianggap sebagai teori yang tepat untuk pembahasan skripsi ini. Sistem kognitif dan sistem makna ialah representasi pola atau model of, sedangkan sistem nilai adalah representasi dari pola bagi atau model for. Jika ‘pola dari’ adalah representasi kenyataan sebagaimana wujud nyata kelakuan manusia sehari – hari, maka ‘pola bagi’ ialah representasi dari apa yang menjadi pedoman bagi manusia untuk melakukan tindakan itu Keseluruhan isi skripsi bersifat Kualitatif. proses adat pemberian marga untuk mendapatkan pengakuan dalam keluarga Batak Toba. Hal ini dilakukan karena selain menuntut hak waris juga terlibatnya peran adat dalam hak dan kewajiban atas dasar Dalihan Na Tolu. Mempunyai Marga juga menjadi acuan penting dalam dasar pernikahan dan menjadi titik dalam menentukan untuk yang paling di hormati dalam adat Batak Toba, sehingga Hamoraon, Hasangapon, dan Hagabeon dalam kehidupan mereka dapat terwujud. Inilah harapan disetiap orang Batak Toba di perantauan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis. ANT. 31/14 Hut m
Uncontrolled Keywords: MARRIAGE CUSTOMS AND RITES
Subjects: K Law > KB Religious law in general > KB1-4855 Religious law in general. Comparative religious law. Jurisprudence > KB400-4855 Interdisciplinary discussion of subjects > KB400 Ritual law. Religious observances and rituals
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
EVANGELINE RIRISANNA HUTABALIAN, 070917076UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDjoko Adi Prasetyo, Drs. , M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 03 Apr 2014 12:00
Last Modified: 01 Sep 2016 07:15
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/15725
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item