ANALISIS PERILAKU PEMILIHAN PRODUK POLITIK PADA PEMILIH TETAP PEMILU 2009 (Studi Kasus Pada Pemilih Tetap Kota Surabaya) (Studi Kasus Pada Pemilih Tetap Kota Surabaya)

YULINDA ISWARDANI, 040811295 (2012) ANALISIS PERILAKU PEMILIHAN PRODUK POLITIK PADA PEMILIH TETAP PEMILU 2009 (Studi Kasus Pada Pemilih Tetap Kota Surabaya) (Studi Kasus Pada Pemilih Tetap Kota Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (289kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Studi tentang perilaku pemilih memiliki keterkaitan yang erat dengan fenomena golput yang semakin meningkat tahun-tahun terakhir. Jumlah pemilih yang melakukan tindakan golput semakin meningkat dari tahun ke tahun. Dengan kata lain lebih memilih untuk tidak mengonsumsi produk politik karena tidak merasakan kepuasan terhadap semua produk politik yang ada pada parpol-parpol peserta pemilu. Jika dilihat dari perspektif pemasar maka pemasar dinilai gagal dalam menjalankan strategi pemasarannya karena konsumen semakin enggan untuk mengonsumsi produk-produk politik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengambilan keputusan yang dilakukan konsumen ketika pemilu, mengetahui penyebab terjadinya perbedaan motivasi dalam pemilihan tindakan, dan mengetahui faktor-faktor yang menjadi motivasi pemilih dalam melakukan tindakan pemilihan. Penelitian ini dilakukan di Surabaya dengan mengambil sampel pemilih tetap di Surabaya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan campuran, yaitu pendekatan kualitatif dan kuantitif yang melibatkan 20 orang informan dan 200 responden. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis isi dan analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengambilan keputusan yang dilalui pemilih adalah pengenalan masalah, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pemilihan, dan perilaku setelah pemilihan. Pemilih melakukan dua jenis tindakan pemilihan pada Pemilu 2009 lalu, yaitu: memilih dan tidak memilih. Keputusan ini didasarkan pada motivasi dan alasan yang berbeda. Terdapat tiga faktor yang menjadi motivasi untuk memilih, yaitu: faktor keterpaksaan, faktor nilai-nilai, dan faktor pribadi sedangkan empat faktor yang menjadi motivasi untuk tidak memilih, yaitu: faktor produk politik dan kepercayaan, faktor teknis dan antusiasme, faktor komunikasi pemasaran dan faktor ego.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B. 252/12 Isw a
Uncontrolled Keywords: ELECTIONS � LAW AND LEGISLATION
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
YULINDA ISWARDANI, 040811295UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSri Hartini, Dr., S.E., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Bambang Husodo
Date Deposited: 22 Oct 2012 12:00
Last Modified: 28 Jul 2016 03:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/1573
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item