TINDAKAN SOSIAL WARGA MISKIN NAHDHATUL ULAMA DALAM MELAKSANAKAN TRADISINYA DI DESA RACI KECAMATAN BANGIL KABUPATEN PASURUAN

MUHAMMAD HARITS ABDULLOH, 071014058 (2014) TINDAKAN SOSIAL WARGA MISKIN NAHDHATUL ULAMA DALAM MELAKSANAKAN TRADISINYA DI DESA RACI KECAMATAN BANGIL KABUPATEN PASURUAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-abdullohmu-34279-6.abstr-s.pdf

Download (398kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2014-abdullohmu-FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

NU merupakan ormas Islam terbesar di Indonesia. Akan tetapi, mayoritas warga NU hidup miskin. Data Kementerian PDT menyebutkan, dari 14 persen penduduk miskin dari jumlah penduduk Indonesia 220 juta jiwa, sebanyak 90 persen di antaranya adalah warga NU yang mendiami pelosok pedesaan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tindakan sosial warga miskin NU terhadap pelaksanaan tradisi kehidupan NU, untuk mengetahui apa saja upaya yang dilakukan warga miskin NU terhadap pelaksanaan tradisi kehidupan NU, dan untuk Mengetahui upaya pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang berupaya untuk memaparkan dan memberi gambaran tentang upaya apa yang dilakukan warga NU miskin yang masih melaksanakan tradisi NU, upaya memenuhi kebutuhan sehari-hari warga NU miskin, bagaimana warga NU miskin memaknai tradisi NU. pengumpulan data melalui wawancara mendalam (indepth interview) dengan menggunakan pedoman wawancara (interview guide). Teknik pengumpulan data yang didasarkan pada percakapan intensif dengan suatu tujuan yang berasal dari subyek penelitian dan berisi tentang usaha, pengalaman, suka duka terhadap upaya yang dilakukan oleh warga NU miskin dalam upaya untuk melaksanakan tradisi kehidupan NU. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa warga miskin NU di Raci masih berusaha untuk melaksanakan tradisi kehidupan karena takut digunjingkan tetangga apabila tidak melaksanakannya. Oleh karena itu dalam melaksanakan tradisi tersebut, sebenarnya warga miskin NU merasa keberatan, karena biayanya cukup banyak. Sementara itu penghasilan warga NU miskin Raci rata-rata belum dapat digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Itulah sebabnya, ketika warga NU miskin ini akan menyelenggarakan tradisi kehidupan, mereka melakukan cara untuk bisa melaksanakan tradisi kehidupan. Cara yang mereka lakukan yakni; menabung, meminjam uang ke tetangga, saudara, majikan. hasil dari penelitian ini dapat menjadi saran kepada pengurus NU agar memberikan keringanan kepada warga miskin NU apabila merasa keberatan untuk melaksanakan tradisi. Karena untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari belum cukup.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS. S. 41/14 Abd t
Uncontrolled Keywords: POVERTY; TRADITION
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General) > H1-99 Social sciences (General)
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Komunikasi
Creators:
CreatorsEmail
MUHAMMAD HARITS ABDULLOH, 071014058UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHerwanto, Drs., MA.UNSPECIFIED
Depositing User: Yuliana Ariandini Ayuningtyas
Date Deposited: 11 Dec 2014 12:00
Last Modified: 02 Sep 2016 06:18
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/15846
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item